LEBARAN 2016 : BI Jogja Sediakan Rp5,1 Triliun untuk Penukaran Uang Baru, Hanya Dipakai Rp3,9 Triliun

Jumali
Jumali Kamis, 21 Juli 2016 15:44 WIB
LEBARAN 2016 : BI Jogja Sediakan Rp5,1 Triliun untuk Penukaran Uang Baru, Hanya Dipakai Rp3,9 Triliun

JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha Warga menujukkan uang kertas baru usai menukarkan di loket Kantor Bank Indonesia Solo, Senin (16/7). Menjelang puasa penukaran uang mulai meningkat sejak Kamis pekan lalu. Penukaran uang tersebut dilayani setiap hari Senin dan Kamis.

Lebaran 2016 lalu, penukaran uang baru di bawah target

Harianjogja.com, JOGJA -- Realisasi penukaran uang pada Lebaran 2016 di DIY mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika pada 2015, realisasi penukaran uang ada Rp4,6 triliun, pada tahun ini berjumlah Rp3,9 triliun.

"Padahal kami sudah siapkan Rp5,1 triliun," ujar Kepala Perwakilan BI Jogja, Arief Budi Santoso, di Kepatihan, Jogja, Rabu (20/7/2016).

Ia menambahkan, sampai saat ini BI Jogja masih mencari penyebab penurunan realisasi penukaran uang. Penurunan realisasi penukaran uang diduga terbesar dikarenakan penggunaan e-money oleh masyarakat.

"Inilah yang sedang kami mintakan bantuan kepada teman-teman BI di Jakarta," katanya.

Sementara mengenai inflasi Juli, Ia mengatakan bahwa ada kemungkinan masih rendah. Hal ini didasarkan pada kemungkinan penurunan sejumlah komoditas.

"Jika dibandingkan tahun yang sama saya perkirakan ada penurunan. Namun kita masih lihat pada pekan ketiga dan keempat nanti," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online