BANDARA KULONPROGO : Ganti Rugi Rp0 Petambak Udang Bakal Ajukan Gugatan

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Rabu, 27 Juli 2016 02:20 WIB
BANDARA KULONPROGO : Ganti Rugi Rp0 Petambak Udang Bakal Ajukan Gugatan

Puluhan petambak udang melakukan aksi protes dengan membawa spanduk di halaman Balai Desa Palihan, Selasa (26/7/2016). Para petambak merasa dirugikan dengan tidak adanya ganti rugi atas aset mereka yang berada di atas PAG.(Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)

Bandara Kulonprogo, petambak udang mengeluhkan ketiadaan nilai ganti rugi.

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Bandara Kulonprogo belum masuk proses pembangunan tetapi situasinya sangat dinamis. Selasa (27/7/2016), puluhan petambak udang terdampak pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) melakukan aksi protes di halaman Balai Desa Palihan, Temon. Aksi tersebut dilakukan untuk mencari kepastian nilai ganti rugi aset mereka yang sama sekali tidak dikeluarkan oleh tim appraisal.

Perwakilan petambak udang Mujiono Effendi mengatakan alasan ketiadaan nominal ganti rugi bagi mereka sampai saat ini masih belum jelas. Selain sejumlah petambak yang sama sekali tidak mendapatkan nilai ganti rugi, ada beberapa petambak yang hanya mendapatkan ganti rugi bagi pohon, kandang dan sumur yang berada di tambaknya.

Jika permintaan ini tidak didengarkan, dia menyatakan para petambak akan mengajukan gugatan ke pengadilan untuk memastikan nasib mereka. Selain itu, jika petambak dipastikan tak akan mendapatkan ganti rugi sama sekali, Mujiono menegaskan bahwa akan dilakukan demo besar-besaran.

Sulastri, warga Palihan 2 yang merupakan salah satu pemilik tambak udang menyatakan kecewa bahwa tidak ada nominal yang diberikan meski sempat dilakukan penilaian oleh tim appraisal. Meski mengaki bahwa lahan yang digunakan bukanlah miliknya, ia menjelaskan bahwa paling tidak ganti rugi dapat membantu para petambak menyambung hidup.

“Jika tidak diganti, kami bagaimana? Padahal sudah lama berusaha di sini,”ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online