Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Puluhan petambak udang melakukan aksi protes dengan membawa spanduk di halaman Balai Desa Palihan, Selasa (26/7/2016). Para petambak merasa dirugikan dengan tidak adanya ganti rugi atas aset mereka yang berada di atas PAG.(Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Bandara Kulonprogo, petambak udang mengeluhkan ketiadaan nilai ganti rugi.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Bandara Kulonprogo belum masuk proses pembangunan tetapi situasinya sangat dinamis. Selasa (27/7/2016), puluhan petambak udang terdampak pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) melakukan aksi protes di halaman Balai Desa Palihan, Temon. Aksi tersebut dilakukan untuk mencari kepastian nilai ganti rugi aset mereka yang sama sekali tidak dikeluarkan oleh tim appraisal.
Perwakilan petambak udang Mujiono Effendi mengatakan alasan ketiadaan nominal ganti rugi bagi mereka sampai saat ini masih belum jelas. Selain sejumlah petambak yang sama sekali tidak mendapatkan nilai ganti rugi, ada beberapa petambak yang hanya mendapatkan ganti rugi bagi pohon, kandang dan sumur yang berada di tambaknya.
Jika permintaan ini tidak didengarkan, dia menyatakan para petambak akan mengajukan gugatan ke pengadilan untuk memastikan nasib mereka. Selain itu, jika petambak dipastikan tak akan mendapatkan ganti rugi sama sekali, Mujiono menegaskan bahwa akan dilakukan demo besar-besaran.
Sulastri, warga Palihan 2 yang merupakan salah satu pemilik tambak udang menyatakan kecewa bahwa tidak ada nominal yang diberikan meski sempat dilakukan penilaian oleh tim appraisal. Meski mengaki bahwa lahan yang digunakan bukanlah miliknya, ia menjelaskan bahwa paling tidak ganti rugi dapat membantu para petambak menyambung hidup.
“Jika tidak diganti, kami bagaimana? Padahal sudah lama berusaha di sini,”ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.