PNBP Tembus Rp492,3 Triliun, Kemenkeu Antisipasi Beban Subsidi
PNBP mencapai Rp492,3 triliun hingga September 2026. Kemenkeu berupaya menambah penerimaan saat subsidi dan kompensasi naik menjadi Rp376,8 triliun.
Sri Sultan HB X saat bersilaturahmi dan syawalan dengan seluruh komponen masyarakat di Pendopo Parasamya Bantul, Kamis (28/7/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Toleransi beragama di Bantul diharapkan menjadi teladan bagi daerah lain
Harianjogja.com, BANTUL- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan HB X berharap Kabupaten Bantul bisa menjadi daerah yang memiliki nilai tolerasi yang tinggi antar umat beragama dan suku bangsa di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan, karena Sultan menilai rasa toleransi antar umat beragama dan berbagai suku yang ada di Bangsa Indonesia saat ini semakin berkurang.
“Bantul bisa meredam rasa intoleransi yang ada di masyarakat dan sebaliknya harus membuat masyarakat untuk lebih menjadi pribadi yang sangat toleransi,” kata Sri Sultan HBX dalam acara Silaturahmi dan Syawalan Gubernur DIY di Pendopo Parasamya, Bantul, Kamis (28/7/2016).
Dikatakannya, Bantul yang saat ini harus mampu menjaga dan merawat dengan baik derahnya dan juga kerukunan seluruh masyarakatnya sesuai dengan Slogan Bantul selama ini yaitu Projotamansari.
Ditambah dengan kepemimpinan seorang mantan petinggi kepolisian, masyarakat Bantul seharusnya lebih mendapatkan perlindungan dan keadilan dalam setiap keputusan yang akan ditempuh oleh bupati.
“Mari kita gunanan momentum silaturahmi dan syawalan ini sebagai momen yang tepat untuk berdialog secara terbuka, tanpa memandang background agama atau apapun, untuk membuat sebuah konsep toleransi tinggi yang akan membuat DIY melalui Bantul ini bisa membangun dunia,” ujar Sultan.
Sultan menambahkan, yang tidak kalah pentingnya untuk meredam suatu kejadian yang kompleks di Bantul, Bupati sebagai abdi negara harus mampu menjadi seorang pelayan dan pengayom bagi seluruh elemen masyarakat Bantul.
“Pejabat Publik seperti bupati harus berani menyampaikan kebenaran dan mengambil sikap dalam hal ini untuk menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat,” tegas Sultan.
Sementara itu Bupati Bantul, Suharsono dalam sambutannya mengharap kegiatan silaturahmi ini akan semakin mempererat kebersamaan dari seluruh komponen di Kabupaten Bantul.
Ia berharap dalam menjalankan tugasnya dan mengemban semua tanggung jawab sebagai abdi Negara dapat berjalan dengan lancar, sehingga upaya untuk membuat kemajuan di Bantul dapat tercapai.
“Saya juga berharap Bantul bisa menjadi sebuah wadah bagaimana nilai keagamaan, kemanusiaan, dan kebangsaan sangat dihargai di Kabupaten ini untuk terus mewujudkan kesatuan di Negara Indonesia,” ujar Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PNBP mencapai Rp492,3 triliun hingga September 2026. Kemenkeu berupaya menambah penerimaan saat subsidi dan kompensasi naik menjadi Rp376,8 triliun.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 15 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Bandara YIA, Kamis 15 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 15 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 15 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.