PEMBUNUHAN SLEMAN : Penyebab Kematian Nia Masih Misteri

Sunartono
Sunartono Rabu, 03 Agustus 2016 08:20 WIB
PEMBUNUHAN SLEMAN : Penyebab Kematian Nia Masih Misteri

Ilustrasi (JIBI/Solopos/Antara)

Pembunuhan Sleman, selang empat bulan, penyebab kematian siswa SD di Sleman terungkap

Harianjogja.com, SLEMAN -- Penyebab kematian siswi kelas 5 SD bernama Nia Hesti Setianingsih, 11, warga Dusun Sawahan, RT04/RW02 Margomulyo, Seyegan, Sleman akhirnya terungkap. Polres Sleman menyatakan hasil autopsi jenazah, Nia meninggal karena dibunuh. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut untuk menangkap pelakunya.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar menyampaikan guna mengungkap kasus tersebut pihaknya sudah berkali-kali melakukan pencarian barang bukti ulang di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan saksi yang berkaitan dengan korban juga terus dilakukan. Meski demikian, Sepuh mengaku belum ada perkembangan signifikan terkait petunjuk yang bisa mengarahkan ke pelaku pembunuhan.

"Sampai saat ini masih mengumpulkan keterangan dan barangbukti," ungkap dia di Mapolres Sleman, Selasa (2/8/2016).

Ia menambahkan, pada akhir pekan lalu, pihaknya berupaya mencari barangbukti tambahan dengan menguras sumur milik Suroto, 45, di RT04/RW02 Sawahan, Margomulyo dengan melibatkan Tim Inafis Polres Sleman. Di sumur itulah, korban Nia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dalam proses penyelidikan itu, menggunakan dua mesin diesel untuk menyedot air hingga seluruh isi sumur terkuras. Tim identifikasi kemudian masuk ke dalam sumur menggunakan oksigen sesuai standar operasional prosedur.

Akantetapi, lanjut Sepuh, tim tidak menemukan barangbukti tambahan apapun. Karena bagian dasar hanya berupa lumpur dan pasir. "Kami menguras sumur itu dengan harapan ada barangbukti tambahan yang ditemukan, namun kami tidak menemukan apa-apa," tegas dia.

Hal yang sama juga disampaikan Kapolsek Seyegan AKP Ngadiran. Bahwa Nia meninggal dunia akibat pembunuhan. Pihaknya juga turut berupaya melakukan penyelidikan untuk mengungkap misteri kematian Nia.

"Kami masih berupaya mengungkap siapa pelakunya," kata Ngadiran.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online