Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Kudeta Turki membuat SMP dan SMA Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School (BBS) Yogyakarta diduga terkait
Harianjogja.com, BANTUL- Permintaan untuk menutup semua sekolah yang memiliki hubungan atau berada dibawah yayasan milik Fethullah Gulen ditanggapi santai oleh pihak SMP dan SMA Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School (BBS) Yogyakarta.
Kepala Sekolah Kesatuan Bangsa BBS Yogyakarta, Ahmad Nurani mengatakan, yayasan yang mengelola sekolah-sekolah yang dimaksud oleh kedutaan Turki merupakan yayasan yang berdiri berdasarkan hukum di Indonesia dan semua yayasan tersebut sudah mendapatkan izin dari Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia.
“Kami tidak akan pernah menanggapi permintaan tersebut, kami juga menegaskan untuk tidak akan pernah menutup sekolah ini,” ujarnya, Selasa (2/8/2016).
Ia mengatakan pada awal pendirian Yayasan Kesatuan Bangsa memang sempat bekerjasama dengan sebuah lembaga dari Turki bernama Pasiad. Namun setelah terbit peraturan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayan RI nomor 31 tahun 2014 tentang penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan oleh oleh lembaga pendidikan asing, maka kerjasama tersebut langsung diberhentikan.
“Sekolah ini [Kesatuan Bangsa BBS] ada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, sementara untu kurikulumnya juga sama dengan sekolah lain. Sementara untuk tuduhan mengajarkan paham terorisme dan kekerasan itu sama sekali tidak benar,” tegasnya.
Ia menjelaskan saat ini pihaknya akan tetap mengusahakan untuk melanjutkan penggunaan guru-guru dari luar negeri seperti Turki dan Amerika sesuai dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia.
“Guru disini yang berasal dari Turki sendiri sama sekali tidak menyentuh dan mengajarkan terkait dengan pelaku kudeta di Negara Turki tersebut. Sejauh ini mereka para guru dan murid disini sangat baik mereka tidak ada masalah apapun bahkan kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Sebanyak 20 pemain muda Ethiopia dilaporkan menghilang usai mengikuti Gothia Cup 2026 di Swedia. Polisi menyebut mereka diduga pergi atas kemauan sendiri tanpa
China resmi larang warganya berpacaran dengan AI di tengah krisis populasi. Pengguna chatbot patah hati setelah fitur AI pendamping dinonaktifkan
Beban pegawai dalam APBN 2025 mencapai Rp512,60 triliun, naik 7,58% dibandingkan 2024. Polri, Kemenhan, dan Kemenag menjadi instansi dengan beban pegawai terbes
FIFA resmi meluncurkan FIFA ASEAN Cup 2026 yang masuk kalender resmi FIFA. Indonesia menjadi tuan rumah Premier Division dengan hadiah juara mencapai US$1 juta.
Pengiriman chipset smartphone global turun 15% di semester I-2026. Qualcomm dan MediaTek tertekan, Apple & Samsung naik. Simak analisis lengkap Counterpoint!