BANDARA KULONPROGO : Anggaran Pembebasan Lahan Mencapai Rp8 Triliun

Jumali
Jumali Minggu, 07 Agustus 2016 11:20 WIB
BANDARA KULONPROGO : Anggaran Pembebasan Lahan Mencapai Rp8 Triliun

Warga diberikan penjelasan akan detail ganti rugi yang akan didapat atas pembangunan bandara Temon di Balai Desa Glagah, Glagah, Temon, Kamis(23/6). Pada minggu pertama musyawarah bentuk ganti rugi sejumlah polemik mulai muncul antara lain perbedaan ganti rugi bangunan ilegal dan warga yang menginginkan ganti rugi dalam bentuk uang dan relokasi. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)

Bandara Kulonprogo akan meberikan ganti rugi pada lahan yang terdampak

Harianjogja.com, JOGJA- Technical Direktur PT Angkasa Pura I Polana Banguningsih Pramesti mengatakan bahwa anggaran pembebasan lahan dan pembangunan bandara di Kulonprogo menelan dana Rp8 triliun.

Anggaran itu berasal dari PT Angkasa Pura I dan tidak akan menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat maupun investor asal luar negeri.

Menurut dia, pihaknya memastikan bisa mempercepat pembangunan bandara setelah pembebasan lahan selesai.

Ia memprediksi luasan lahan untuk pembangubab bandara baru bisa menampung sebanyak 15 juta penumpang dan 28 pesawat bertipe Boeing 777. Selain itu, bandara baru ini juga akan didesain lebih modern dibandingkan bandara Adisutjipto. Meskipun demikian ia menyatakan bahwa bandara Adisutjipto nantinya tetap dioperasionalkan untuk penerbangan khusus.

"Hanya untuk general official saja," katanya, usai mengikuti rapat terkait pembangunan bandara di Keraton Kilen, Sabtu (6/8/2016) sore.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online