Bagnaia Kembali Gagal Tembus Q2 MotoGP San Marino 2026, Keempat Kalinya Beruntun
Bagnaia kembali gagal menembus Q2 MotoGP San Marino 2026. Ia harus melewati Q1 untuk keempat kalinya secara beruntun.
Kinerja PNS untuk perampingan lembaga di DIY sulit direalisasikan.
Harianjogja.com, JOGJA -- Instruksi pemerintah pusat tentang perampingan kelembagaan di tingkat daerah dipastikan sulit direalisasikan di DIY. Status DIY sebagai daerah istimewa membuat perampingan kelembagaan bukan menjadi hal yang penting.
Menurut Plt Sekda DIY Rani Sjamsinarsi, penciutan dan penataan kelembagaan seperti yang diminta oleh pemerintah pusat tidak serta merta langsung dapat diterapkan. Efektivitas waktu dan legalitas atas penataan ulang kelembagaan yang sampai kini belum turun dari pemerintah pusat membuat rencana ini sulit direalisasikan dalam waktu dekat.
"Surat juga belum ada. Lagian kalau ada penciutan ataupun penataaan ulang, kan juga butuh Perda," ungkap dia, Kamis (11/8/2016)
Ia mengungkapkan dengan waktu yang ada saat ini Pemda DIY lebih fokus pada penyelesaian sejumlah urusan. Salah satunya adalah percepatan pembahasan tiga Raperdais dan pengajuan APBD 2017 dan APBD Perubahan 2016. Hal ini dikarenakan ketiga urusan tersebut memiliki tenggat waktu tidak panjang.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah DIY Agus Supriyanto mengatakan urusan penataan dan penciutan kelembagaan akan berpengaruh terhadap formasi dan persebaran pegawai di Pemda DIY.
Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa jika nantinya ada perombakan maka tidak akan perubahan yang signifikan terhadap kinerja pegawai di lingkungannya.
"Semisal SLTA yang nanti akan kami tangani. Kalau dihitung nanti ada 13.000 orang yang akan kami tata. Soal pengaruh anggaran bukan menjadi tupoksi saya," katanya.
Terpisah Kepala Dinas Kebudayaan DIY Umar Priyono mengungkapkan bahwa saat ini dirinya merasa bersyukur karena di tingkat daerah yakni di Pemda Bantul telah ada Dinas Kebudayaan. Diharapkan ke depan, daerah lainnya juga akan mengikuti langkah Pemkab Bantul untuk pengembangan kelembagaan di bidang kebudayaan.
"Tentunya ini juga akan mendukung urusan keistimewaan, utamanya masalah kebudayaan," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bagnaia kembali gagal menembus Q2 MotoGP San Marino 2026. Ia harus melewati Q1 untuk keempat kalinya secara beruntun.
Apple baru saja merilis iPhone Duo, terlambat delapan tahun dari Royole Flexpai. Simak sejarah ponsel lipat dan prediksi pasar dari IDC dan Counterpoint.
Veda Ega Pratama akan start P16 di Moto3 San Marino 2026. David Almansa merebut pole position dengan waktu 1:40,612.
Persijap Jepara tertinggal 0-1 dari Borneo FC pada babak pertama. Rodrigo Varanda mencetak gol cepat saat laga baru berjalan tiga menit.
Jepang mengalahkan Korea Selatan 3-0 di semifinal AVC 2026. Jepang ke final dan selangkah lagi meraih tiket Olimpiade 2028.
Nissan Pixo kembali sebagai mobil listrik. Berbasis Renault Twingo, mobil mungil ini akan debut 23 September 2026.