ANGKA KEMATIAN IBU : Timbul Desa untuk Tekan AKI

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Kamis, 18 Agustus 2016 09:26 WIB
ANGKA KEMATIAN IBU : Timbul Desa untuk Tekan AKI

Ilustrasi ibu hamil (Dailymail.co.uk)

Angka kematian ibu di Bantul ditekan salah satunya dengan program Timbul Desa

Harianjogja.com, BANTUL- Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bantul Erna Kusmawati mencanangkan Timbul Desa di aula Kompleks Pemda 2 Manding, Selasa (16/8/2016) lalu.

Timbul Desa adalah singkatan dari Optimalkan Ambulan Desa yang merupakan program dari Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi Angka Kematian Ibu (AKI).

“AKI di Kabupaten Bantul memang menduduki nomor urutan yang tertinggi di DIY. Namun demikian dengan dilakukannya berbagai upaya, sejak tiga tahun terakhir sudah menunjukkan tren penurunan,” kata Erna Kusmwati, Selasa seperti dikutip dari bantulkab.go.id.

Pada 2014 total AKI di Bantul tercatat sebanyak 14 kasus, menurun menjadi 11 kasus pada 2015. Sementara hingga enam bulan terakhir tercatat sebanyak enam kasus AKI. Penyebab kematian ibu yang paling banyak adalah hypertiroid, jantung, hypertensi dan kanker.

Pencanangan program Timbul Desa merupakan wujud kesiagaan dalam penanganan kasus AKI di  desa khususnya dalam penyediaan sarana ambulan bagi ibu hamil. Sementara Ketua Panitia Pencanangan Timbul Desa dari Dinas Kesehatan Bantul Gupiyanto mengatakan, daerah ini masih berjuang menghidupkan Desa Siaga yang turut berperan menekan AKI. Salah satu komponen desa siaga aalah penduduknya mengembagkan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) selain Posyandu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis