Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
EKTP Jogja belum sepenuhya dipatuhi warga
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja mencatat masih ada 15.000an warga Jogja yang belum melakukan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP dari total penduduk wajib KTP sebanyak 307.564 orang per Juli 2016.
Kepala Seksi Penerbitan KTP dan Kartu Keluarga, Disdukcapil Kota Jogja, Bram Prasetyo mengatakan sesuai surat edaran dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), batas maksimal perekaman data e-KTP sampai 31 September mendatang. Selebihnya bisa dikenakan sanksi administrasi per 1 Oktober nanti.
“Batas yang sudah ditentukan yang bersangkutan belum rekam maka NIK orang tersebut akan dinonaktifkan di database kependudukan,” kata Bram saat dihubungi melalui pesan singkat selular, Minggu (21/8/2016).
Ia mengatakan jika Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak aktif, maka dampaknya tidak bisa mendapatkan pelayanan publik. Terkait kebijakan baru dari Kemendagri tersebut pihaknya sudah memberitahukan kepada semua intansi yang menangani pelayanan publik, seperti Dinas Perizinan, D Kesehatan, Dinas Perhubungan, kecamatan sampai kelurahan. Pemberitahuan tersebut juga akar disampaikan kepada masyarakat.
Karena itu, Bram mengimbau masyarakat yang belum melakukan perekaman data e-KTP segera melakukan perekaman. Tidak perlu ke kantor Disdukcapil karena sudah alat perekaman sudah tersedia di kecamatan.
Kepala Disdukcapil Kota Jogja menyatakan bahwa kemungkinan warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP karena kesibukan di luar kota.
Selain itu juga dimungkinkan terdapat data ganda, misalnya sudah melakukan perekaman di wilayah lain atau ada juga yang sudah meninggal dunia namun KTP-nya masih aktif. Karena itu perlu dilakukan pemutakhiran data. “Data ganda akan diusulkan untuk diblokir,” katanya.
Sementara bagi warga yang sudah melakukan perekaman data e-KTP namun belum memperoleh KTP fisiknya, Sisruwadi meminta supaya aktif mengecek ke kecamata, karena banyak fisik KTP yang belum diambil.
Staf Seksi Penerbitan KTP dan KK, Saad Kusumo pada Akhir Juni lalu menyatakan ada sekitar tiga ribuan e-KTP yang belum diambil masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Situs palsu iPhone Duo menawarkan voucher 500 dolar AS dan berpotensi menyerang iPhone rentan melalui DarkSword. Kenali ciri situs dan cara melindungi perangkat
Hamdan Tour mengumumkan Ruben Onsu tak lagi menjadi brand ambassador sejak 31 Agustus 2026. Perusahaan menegaskan kehidupan pribadi Ruben bukan representasi mer
Ranking koefisien Liga Indonesia disebut turun ke posisi 18 Asia setelah Kamboja meraih hasil positif di ACL Two. Persib sebelumnya menang 1-0 atas The Cong-Vie
Pelajari cara mengatur sorot lampu mobil, mulai dari menyiapkan dinding datar hingga memeriksa pola cahaya agar berkendara malam lebih aman.
Kabut asap dari karhutla memperburuk udara Singapura. PSI wilayah tengah mencapai 227, sementara pemerintah mempercepat distribusi masker N95.