Bulog Luncurkan BerasKita, Beras SPHP Berganti Nama 20 Oktober
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
Kapolsek Ngaglik Kompol Riyanto (paling kanan) saat menunjukkan barang bukti handphone yang berhasil dicuri oleh pelaku di Mapolsek Ngaglik, Senin (22/8/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Pencurian Sleman terjadi di sebuah masjid
Harianjogja.com, SLEMAN- - Jajaran Kepolisian Sektor Ngaglik berhasil mengamankan pelaku pencurian di sebuah masjid di Jetisbaran, Ngaglik, Sleman.
Pelaku bernama Muhamad Saiful yang bekerja sebagai pedagang baju keliling ini berhasil diamankan di rumahnya Suren Juritan, Purwokinanti, Pakualaman, Yogyakarta pada, Jumat (19/8/2016).
Kapolsek Ngaglik, Kompol Riyanto mengatakan pelaku memang sengaja memanfaatkan kelengahan korban yang tidak mengamankan tas karena sedang melaksanakan salat.
"Kejadian terjadi pada pukul 17.45 WIB kedua korban merupakan mahasiswi sedang melaksanakan salat. Kemudian tas korban yang ditaruh dibelakang barisan saf berhasil dicuri oleh pelaku," katanya, Senin (22/8/2016).
Usai salat, kedua korban sudah mendapati tas mereka hilang tidak ada ditempat, kemudian setelah kejadian pencurian tersebut kedua korban langsung melapor ke Polsek Sleman.
Alhasil dua tas milik Sinta Vriskanindya dan Liza Oktaviani mahasiswi kampus UII yang berisi barang-barang berharga seperti handphone, dompet, dan uang lenyap. Di dalam tas tersebut ada tiga buah smartphone dan uang, kerugiannya mencapai Rp 10juta rupiah.
Ia mengatakan, usai mengambil tas tersebut dalam perjalanan pulang pelaku membuang kedua tas tersebut di Pasar Rejodani setelah menguras habis isinya. Kemudian karena sering berjualan di pasar Muntilan, tersangka menjual barang bukti tiga smartphone masing-masing seharga Rp300.000.
Menurut keterangan tersangka, uang hasil menjual barang curian tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan akhirnya berhasil menemukan sebuah handphone dari tangan Lukman Fatahilah warga Magelang yang diduga membeli barang hasil curian dari tersangka.
Selanjutnya dari hasil pengembangan penyelidikan dari handphone tersebut, tersangka berhasil dibekuk.
Pada saat kejadian, menurut keterangan tersangka ia memang sedang tidak jualan. Ia hanya sedang pergi saja, kata dia, ia juga baru kali pertama melakukan pencurian.
"Modus pelaku memang suka memanfaatkan kelengahan korban saat salat," ujar Kapolsek.
Dalam upaya penangkapan pelaku petugas juga berhasil mengamankan sebuah handphone merk samsung dan sebuah motor yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksi.
Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Ngaglik, dan karena sudah melanggar pasal 362 terkait kasus pencurian pelaku akan terancam pidana penjara selama lima tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 17 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 17 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
BYD menunjuk Inokom milik Sime Motors sebagai mitra perakitan EV di Malaysia. Strategi ini berbeda dengan pabrik BYD yang telah beroperasi di Subang, Indonesia.
Situs palsu iPhone Duo menawarkan voucher 500 dolar AS dan berpotensi menyerang iPhone rentan melalui DarkSword. Kenali ciri situs dan cara melindungi perangkat
Hamdan Tour mengumumkan Ruben Onsu tak lagi menjadi brand ambassador sejak 31 Agustus 2026. Perusahaan menegaskan kehidupan pribadi Ruben bukan representasi mer