DESA BUDAYA : Lima Desa Budaya di Kulonprogo Belum Terima SK

Rima Sekarani
Rima Sekarani Selasa, 23 Agustus 2016 09:26 WIB
DESA BUDAYA : Lima Desa Budaya di Kulonprogo Belum Terima SK

Ngguyang Jaran tradisi kesenian rakyat yang diselenggarakan dalam Festival Budaya Kembul Sewu Dulur di Bendung Kayangan, Dusun Turusan, Desa Pendoworejo, Girimulyo, Rabu (9/12/2015). ( Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja)

Desa budaya di Kulonprogo tahun ini bertambah jadi 15 desa

Harianjogja.com, KULONPROGO-Jumlah desa budaya di Kulonprogo tahun ini bertambah menjadi 15 desa. Meski begitu, sebanyak lima desa belum resmi menerima surat keterangan (SK) pengangkatan dari Pemda DIY.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Kulonprogo, Edi Jatmiko, Senin (22/8/2016). Sebelumnya, desa budaya diketahui berjumlah 10 desa.

Rinciannya, Desa Pagerharjo di Samigaluh, Banjarharjo di Kalibawang, Tanjungharjo di Nanggulan, Sukoreno di Sentolo, Sendangsari di Pengasih, Hargomulyo di Kokap, Glagah di Temon, Sidorejo di Lendah, Jatimulyo di Girimulyo, dan Desa Brosot di Galur.

Edi memaparkan, lima rintisan desa budaya kemudian dinaikkan statusnya menjadi desa budaya tahun ini. Kelima desa tersebut antara lain Desa Kalirejo di Kokap, Sogan di Wates, Bugel dan Tayuban di Panjatan serta Tuksono di Sentolo.

Mereka dinyatakan layak dan memenuhi berbagai persyaratan yang ditentukan oleh tim verifikasi dari Pemda DIY. “SK untuk yang lima ini belum turun tapi mereka kemarin sudah lolos penilaian tim dari DIY,” ujar Edi.

Edi lalu mengungkapkan desa setiap desa budaya bisa memperoleh alokasi dana keistimewaan (danais) hingga Rp200 juta pada 2015 lalu. Dana tersebut digunakan untuk menyelenggarakan delapan kegiatan pertunjukkan seni budaya.

Pemkab Kulonprogo juga memberikan bantuan berbagai penunjang kesenian seperti kostum tari dan alat musik tradisional dengan anggaran mencapai Rp200 juta. “Tapi tahun ini desa budaya itu diampu DIY,” ucap Edi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis