PENCURIAN SLEMAN : Begini Kronologi Pencurian Kayu Jati

Jum'at, 02 September 2016 07:20 WIB
PENCURIAN SLEMAN : Begini Kronologi Pencurian Kayu Jati

POLISI MENGAMANKAN barang bukti berupa kayu jati ilegal di Mapolres Boyolali, Senin (23/7/2012). Kayu ini diamankan dari seorang sopir truk. (JIBI/SOLOPOS/Farida Trisnaningtyas)

Pencurian Sleman merambah kayu jati.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Jajaran kepolisian sektor Turi berhasil menangkap dua tersangka kasus pencurian kayu jati senilai Rp 6,5juta disebuah rumah di Dusun Turi, Donokerto, Turi, Sleman, Minggu (14/8/2016).

Kapolsek Turi AKP Sumalugi, mengatakan kasus ini terungkap dari kecurigaan tetangga korban akan gerak-gerik pelaku, Agus Suseno dan Supriyanto warga Surakarta. Mendapat informasi dari tetangga dan merasa tidak menjual kayu-kayu tersebut, korban kemudian segera melapor kepada pihak kepolisian atas tindakan pencurian yang telah dilakukan kedua tersangka.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pendalaman selama beberapa hari polisi belum menemukan tanda-tanda keberadaan kedua pelaku. Hingga akhirnya secara tidak sengaja pada Rabu (17/8/2016) Korban melihat sebuah mobil dengan ciri-ciri yang sama melintas di sebuah jalan di daerah Turi.

Korban lantas segera melaporkan lagi kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Kemudian petugas polsek Turi juga langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil meringkus kedua pelaku.

Setelah pelaku berhasil diamankan dan dilakukan interogasi, kedua tersangka mengaku telah mengambil enam buah kayu jati didepan rumah milik Daru. Barang bukti enam buah kayu jati juga berhasil diamankan setelah dilakukan penyitaan di Kota Surakarta.

Kini kedua pelaku beserta barangbukti enam buah kayu jati dan sebuah mobil pick up sudah diamankan di Polsek Turi.

"Kedua tersangka akan dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," tegas Kapolsek Turi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online