VIRUS ZIKA : Kulonprogo Waspada Tapi Petugas Diminta Tak Berlebihan

Rima Sekarani
Rima Sekarani Senin, 05 September 2016 01:20 WIB
VIRUS ZIKA : Kulonprogo Waspada Tapi Petugas Diminta Tak Berlebihan

Penanggulangan virus Zika di Kolombia (Reuters)

Virus Zika perlu menjadi perhatian untuk memutus penyebaran.

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo mewaspadai penyebaran virus zika. Meski demikian, jajaran petugas kesehatan diminta tidak berlebihan saat memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan, Dinkes DIY telah mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap penyakit virus zika.

“Semua kami minta waspada dengan adanya ancaman penyebaran virus zika di Singapura, termasuk Indonesia,” ungkap Baning, Sabtu (3/9/2016).

Baning memaparkan bentuk kewaspadaan tersebut tidak berbeda jauh seperti saat menghadapi penyakit demam berdarah dengue (DBD). Sebab virus zika juga ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Gejala penyakitnya mirip DBD, misalnya demam, muncul bintik merah pada kulit, sakit kepala, nyeri sendi dan otot, hingga terjadinya peradangan konjungtiva.

Dengan begitu, langkah pencegahan yang diterapkan pun serupa, yaitu menghindari kontak dengan nyamuk dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Masyarakat disarankan pula untuk menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air, memakai obat nyamuk, atau menggunakan kelambu saat tidur.

Siapapun yang pernah tinggal atau berkunjung ke wilayah yang diketahui terdapat kasus virus zika memiliki resiko terinfeksi. Walau begitu, penyakit tersebut juga diketahui sering sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan medis. Baning mengungkapkan, pasien umumnya dapat pulih dalam waktu tujuh sampai 12 hari jika kondisi daya tahan tubuhnya baik.

“Jadi petugas kami minta tidak perlu resah berlebihan saat memberikan penyuluhan kepada masyarakat,” ujar Baning.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis