Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Ilustrasi daging kurban (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Iduladha 2016, limbah hewan kurban diharapkan menjadi perhatian bersama.
Harianjogja.com, JOGJA -- Badan Lingkungan Hidup (BKH) Kota Jogja mengimbau kepada panitia penyembelihan hewan qurban untuk tidak membuang kotoran jeroan hewan kurban ke sungai dan saluran air.
“Supaya sungai tidak tercemar,” kata Kepala BLH Kota Jogja Suyana, melalui sambungan telepon, Jumat (9/9/2016).
Imbauan BLH ini tertuang dalam surat edaran yang disampaikan ke Kementrian Agam (Kemenag) Kota Jogja. Suyana berharap dari Kemenag akan menyebarluaskan edaran tersebut kepada panitia peringatan hari besar (PHBI) dan disebarluaskan kepada semua panitia penyembelihan hewan qurban.
Menurut Suyana, dalam imbauan tersebut BLH Kota Jogja meminta agar kebersihan tepat ibadah terjaga sesaat dan sesudah salat Idul Adha. Selama proses penyembelihan hewan qurban dan pendistribusiannya, BLH juga akan menerjunkan sejumlah petugas kebersihan, “Petugas sudah kami siapkan dan ada jam tambahan kerja selama Idul Adha,” kata Suyana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Keluarga penumpang Virgo Transport 8 masih menanti kabar setelah kapal kecelakaan di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang telah dievakuasi.
Stasiun Lidah Tanah yang dibangun pada 1902 melayani 6.047 penumpang hingga Agustus 2026, naik 20% dari rata-rata bulanan 2025.
Prabowo menegaskan BRICS punya peran strategis memperkuat suara Global South dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan dunia.
Asap kebakaran Gunung Bromo mulai terbatas dan api terkendali. Petugas gabungan tetap siaga karena masih ditemukan sisa bara.
Nglanggeran didorong menjadi model desa wisata nasional setelah meraih Best Tourism Village Award 2021 dari UN Tourism.