Mantan Kades Diusulkan Jadi Pj Kepala Desa, Ini Alasannya
Kepala Desa Kasegeran Saifuddin mengusulkan mantan kades menjadi Pj. kepala desa saat audiensi dengan pimpinan DPR RI.
Suasana pelayanan di Kecamatan Depok, Sleman, Jumat (22/9/2016). (Yudho Priambodo/JIBI.Harian Jogja)
EKTP Sleman sementara waktu dibatasi pelayanannya.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Permohonan pelayanan pembuatan dan perekaman Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) di kecamatan Depok harus dibatasi. Pasalnya keterbatasan pegawai dan minimnya mesin cetak membuat berkas yang masuk semakin menumpuk.
(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/09/25/ektp-sleman-batas-akhir-perekamanan-akhir-september-tapi-pelayanan-dibatasi-755816">EKTP SLEMAN : Batas Akhir Perekamanan Akhir September tapi Pelayanan Dibatasi, Mengapa?)
Sekretaris Camat Kecamatan Depok Budi Pramono menambahkan tingkat kesadaran masyarakat yang sudah tinggi terkait dengan pembuatan kartu identitas ini seharusnya dapat diimbangi dengan alat atau fasilitas yang semakin memadai pula. Pasalnya saat ini alat rekam dan cetak yang dimiliki oleh kecamatan Depok hanya satu alat dengan demikian pelayanan juga sedikit ada kendala teknis.
"Alatnya terbatas, namun untuk material kartu sampai saat ini masih tercukupi. Sudah pernah mengusulkan adanya penambahan alat namun belum ada tanggapan, karena penduduk kecamatan Depok sangat banyak kalau hanya satu alat sangat tidak maksimal," ujarnya, Minggu (25/9/2016)
Sementara itu salah satu warga yang membuat E-KTP, Dimas Arunaning Putra mengatakan untuk pelayanan E-KTP hanya sampai di kecamatan itu sangat mempermudah. Namun demikian karena keterbatasan alat membuat pelayanan lebih lama.
"Kemarin sudah datang tapi antrian habis, karena alat terbatas jadi tidak maksimal. Jadi harus datang lagi besoknya dan lebih pagi lagi," katanya.
Di Depok, pembuatan E-KTP membutuhkan waktu saat ini tiga sampai tujuh hari. Hal tersebut dipengaruhi dengan banyaknya permohonan dan kinerja pegawai. Bagi pemohon yang sudah menyelesaikan pengisian formulir, menyerahkan syarat dan melakukan rekam maka akan diberitahu kapan kartu identitasnya akan jadi.
"Jadi setelah selesai nanti petugas akan memberi tau berapa lama kartu akan jadi, dan diharapkan masyarakat datang pada waktu yang sudah diberitahukan untuk mengambil kartu E-KTP," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepala Desa Kasegeran Saifuddin mengusulkan mantan kades menjadi Pj. kepala desa saat audiensi dengan pimpinan DPR RI.
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.
Belanja OnlyFans di Singapura diperkirakan mencapai US$18,8 juta pada 2026, tertinggi di Asia untuk pengeluaran per 10.000 orang dewasa.
Persib Bandung harus segera melupakan kekalahan dari Persija Jakarta karena tantangan berikutnya datang dari kompetisi Asia
DPRD Bantul mendorong Satpol PP memperkuat pencegahan Trantibum di sekolah, termasuk sosialisasi narkoba, miras, dan tawuran.
Bali United menang 4-1 atas Isenmulang Kalteng. Thijmen Goppel mencetak dua gol dalam laga Super League 2026/2027.