Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Otoritas RS Rahma Husada memberikan klarifikasi terkait dugaan malapraktik terhadap pasien asal Pundong, Bantul, Rabu (3/8/2016). (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja)
Dugaan malapraktik di Bantul, keluarga siap jenazah diautopsi
Harianjogja.com, BANTUL- Keluarga korban terduga malapraktik asal Dusun Tulung, Srihardono, Pundong siap membongkar makam almarhumah Sumarsih untuk membuktikan dugaan kejahatan dalam kasus yang melibatkan rumah Sakit (RS) Rachma Husada tersebut.
Yuli Samsidah keluarga almarhumah Sumarsih mengatakan hingga saat ini keluarga korban bertekad kasus ini diteruskan secara hukum. Polda DIY saat ini tengah menyidik perkara dugaan malapraktik tersebut. Kendati diakuinya muncul upaya rumah sakit untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.
Namun upaya kekeluargaan itu sampai sekarang belum jelas, lantaran belum ada kesepakatan tertulis bahwa rumah sakit akan bertanggungjawab terhadap dua anak Sumarsih yang kini masih kecil.
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/09/01/dugaan-malapraktik-polda-diy-periksa-petugas-medis-rachma-husada-749388">DUGAAN MALAPRAKTIK : Polda DIY Periksa Petugas Medis Rachma Husada)
“Kami itu maunya rumah sakit bertanggungjawab, dua anaknya itu masih kecil, masih TK dan SD. Bapaknya sudah sakit-sakitan, selama ini Sumarsih yang jadi tulang punggung. Tapi dari rumah sakit juga tidak jelas tindakannya,” tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Mikel Arteta resmi jadi Manager of the Season setelah membawa Arsenal juara Premier League 2025/2026 usai 22 tahun menunggu.
Ferrari Luce sebagai mobil listrik pertama Ferrari memicu penurunan saham dan debat soal arah elektrifikasi supercar.
Sapi kurban 1 ton dari Presiden Prabowo dibagikan ke 300 KK di bantaran Code, Kota Jogja saat Iduladha.
HP cepat panas bisa disebabkan kebiasaan penggunaan dan lingkungan. Simak penyebab dan cara mengatasinya agar ponsel tetap awet.
Red flag dan green flag jadi cara populer menilai hubungan sehat atau berisiko dalam percintaan modern.