Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Mual Muntah
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Ilustrasi kapal pesiar (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Kapal pesiar yang berlabuh terus mengalami peningkatan jumlah.
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Tenaga Kerja yang merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah masih memandang sebelah mata pekerjaan di kapal pesiar. Padahal kesempatan kerja di kapal pesiar begitu menggiurkan karena setiap tahun jumlah kapal pesiar internasional terus bertambah. Sayangnya, pemerintah justru lebih memberikan perhatian lebih pada tenaga kerja Indonesia (TKI).
"Crew itu tenaga terampil dan profesional, mereka juga lebih unggul dari sisi gaji, perlindungan hukum serta fasilitas lainnya," ujar Direktur Pusat Lembaga Pendidikan Pelatihan Kerja (LP2K) Sun Marino Indonesia Aryanto saat Rakernas I Sun Marino Indonesia, Selasa (4/10/2016).
Aryanto menjelaskan, peluang kerja sebagai awak kapal pesiar sangat besar, yakni mencapai 16.000 orang per tahun untuk satu perusahaan kapal pesiar. Sementara perusahaan kapal pesiar internasional jumlahnya mencapai puluhan. Masing-masing perusahaan internasional minimal memiliki puluhan kapal pesiar.
"Ini solusi bagus untuk mengurangi angka pengangguran, bahkan menekan kemiskinan karena gaji crew yang lumayan besar," tandasnya.
Dalam hal pekerjaan di luar negeri, lanjut Aryanto, pemerintah masih sebatas TKI biasa. Selama ini pemerintah sebenarnya juga sudah menjalankan program pelatihan bidang perhotelan lewat Balai Latihan Kerja (BLK). Sayangnya, tenaga kerja perhotelan belum diproyeksikan untuk menjadi awak kapal pesiar.
"Padahal jelas crew kapal pesiar itu menyumbang devisa lebih banyak dibanding TKI," jelas Aryanto.
Aryanto pun memberikan gambaran tentang fakta di India dan Filipina. Dua negara tersebut sangat mendukung awak kapal pesiar dengan memberikan kemudahan bagi warganya yang ingin menjadi crew. Bahkan Presiden Filipina bersedia turun tangan langsung menyambut awak kapal pesiar yang melintas di negaranya.
"Harapan kami minimal pemerintah memberikan kemudahan kepadda masyarakat yang ingin kerja di kapal pesiar. Begitu pula dengan izin lembaga Diklat, hendaknya jangan dipersulit birokrasinya karena ini bermanfaat bagi masyarakat," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Telkom melihat pemanfaatan Graha Merah Putih oleh BGN sebagai peluang optimalisasi aset dan membuka bisnis baru lewat layanan digital.
iPhone Duo diproyeksikan menguasai 24,8% pasar HP lipat global pada 2026 dengan pengiriman sekitar 5 juta unit.
Beasiswa Cendekia Baznas 2026 dibuka di 246 kampus. Mahasiswa bisa mendapat subsidi UKT hingga Rp7 juta per semester.
Trump membuka peluang produsen mobil listrik China membangun pabrik di AS dengan syarat mempekerjakan tenaga kerja Amerika.
Bek PSS Sleman Christophe Nduwarugira tak gentar menghadapi Dimitar Mitkov yang mencetak brace pada laga debutnya bersama Madura United.