Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Ilustrasi mobil dikepung air hujan dan banjir (JIBI/Solopos/dok)
Cuaca ekstrem yang terjadi di Sleman dan sekitarnya harus diwaspadai
Harianjogja.com, SLEMAN- Curah hujan di Sleman selama Oktober ini diprediksi semakin meningkat akibat adanya cuaca ekstrem. Puncak musim hujan sendiri akan terjadi pada Januari 2017. Warga diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di wilayahnya masing-masing.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Jogja, Tony Agus Wijaya mengatakan, curah hujan saat ini masuk kategori tinggi hingga sangat tinggi. Hujan yang terjadi selama Oktober diprakirakan menyelimuti wilayah Sleman dan Kulonprogo.
"Curah hujan bahkan bisa mencapai 300-400 milimeter. Hujan sekarang ini tidak lagi terdistribusi secara normal seperti dulu," katanya saat jumpa pers di Pemkab Sleman, Kamis (6/10/2016).
Hujan kategori tinggi-sangat tinggi akan mengguyur wilayah Tempel, Sleman, Turi, Pakem, Ngaglik, Mlati, Seyegan, dan Cangkringan. Adapun di wilayah Kulonprogo, hujan diprakirakan melanda wilayah Samigaluh, Kalibawang, Temon, Girimulyo, Nanggulan, dan Kokap.
Menurutnya, awal musim hujan di DIY maju antara dua hingga tiga minggu dibandingkan normalnya. Untuk wilayah Sleman, Kulonprogo, Kota Jogja dan Bantul Utara, awal musim hujan berlangsung sejak akhir September.
Sedangkan awal musim hujan di Bantul Selatan dan Gunungkidul jatuh pada awal Oktober. "Selama periode awal musim hujan, potensi cuaca ekstrim semakin meningkat," katanya.
Kondisi cuaca ekstrim yang terjadi ini salah satunya disebabkan perubahan iklim. Suhu permukan air laut di selatan Pulau Jawa lebih hangat 1-2 derajat celcius dibanding normalnya, kenaikan suhu permukaan air laut di barat Sumatera, kondisi La Nina yang lemah di skala -0.67, melemahnya angin timuran dan menguatnya angin baratan, serta posisi gerak semu matahari pada Oktober berada di atas Jawa atau di sebelah selatan garis ekuator.
Faktor tersebut mengakibatkan peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah DIY. Dampaknya, intensitas hujan di atas 50 mm perhari, disertai petir dan angin kencang berkecepatan di atas 45km/kam, dan suhu maksimum saat siang hari mencapai 34 derajat celcius.
"Hujan cenderung terkumpul di hari-hari tertentu saja. Jika cuaca saat pagi cerah, siang atau sore hujan bisa turun selama dua jam. Curahnya masuk kategori lebat, minimal 50 mm perhari," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
PSS Sleman kalah tiga kali beruntun di Super League 2026/2027. Pieter Huistra buka suara soal masa depannya di kursi pelatih.
Singapura, Thailand, Taiwan, dan India punya aturan ketat soal rokok dan vape. Simak batas rokok, larangan vape, denda, hingga sanksinya.
Google didenda 403 juta euro atau sekitar Rp8,2 triliun oleh regulator Irlandia karena pelanggaran GDPR terkait pemrosesan data lokasi pengguna.
Pelatih Singapura Gavin Lee menyadari Timnas Indonesia lebih kuat di FIFA ASEAN Cup 2026. Singapura siap menghadapi tantangan di GBK.
Salma Salsabil masuk nominasi AMI Awards 2026 kategori Artis Solo Soul/R&B Terbaik lewat Hatchu!! setelah menang pada 2024.