Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sejumlah calon siswa menjalani pengukuran tinggi badan saat mendaftar di SMK Negeri 6 Yogyakarta, Rabu (01/07/2015). Di sekolah kejuruan yang memiliki tujuh jurusan dan empat keahlian itu akan menerima 416 siswa baru, 103 diantaranya telah terseleksi melaui jalur Kartu Menuju Sejahtera (KMS). Pendaftarasn siswa baru digelar hingga 3 Juli 2015.
Sekolah di Jogja akan mulai menetapkan penjurusan pada saat pendaftaran jenjang SMA
Harianjogja.com, JOGJA - Sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) menunggu konsep penjurusan siswa yang direncanakan akan dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY mulai 2017 mendatang.
Mereka siap mengikuti aturan dinas dengan catatan penjurusan dilakukan ketika proses pembelajaran di kelas IX sudah berjalan.
Kepala MTs Negeri Maguwoharjo Supangat menyatakan, memilih jurusan membutuhkan pertimbangan matang agar jurusan yang dipilih sesuai dengan bakat dan kemampuan siswa. Sementara siswa di tingkat SMP belum sepenuhnya dalam menentukan pilihan ini.
"Jika memang benar penjurusan diterapkan mulai bangku SMP, embrionya dimulai pada saat siswa di kelas IX. Setidaknya mereka secara usia lebih matang. Kalau diterapkan ketika di bangku kelas VIII saya kira siswa belum mampu ke arah sejauh itu," ujar Supangat kepada Harianjogja.com, Kamis (6/10/2016) pagi.
Sebenarnya, lanjut dia, penjurusan tetap efektif dilakukan ketika siswa sudah duduk di bangku SMA. Alasannya jelas menyangkut masalah kedewasaan siswa dalam menentukan pilihan. Apalagi penjurusan erat kaitannya dengan prestasi dan jenjang studi yang berkelanjutan nantinya.
"Tapi jika memang dinas ingin mencoba menerapkannya juga bagus. Kami siap mendukung. Segala sesuatu btuh dicoba dulu," tandasnya.
Pihaknya akan menunggu arahan dan sosialisasi yang akan disampaikan dinas, awal tahun nanti. Selanjutnya jika ada sosialisasi pasti terkait konsep ini, pihak MTs Negeri Maguwoharjo akan melakukan pendampingan intensif terhadap siswa dalam menentukan pilihan pada penjurusan ini.
"Kami akan maksimalkan pendampingan lewat guru BK. Dengan begitu minimal siswa akan mengerti penjurusan berdasarkan potensi dan minatnya sehingga tidak asal-asalan atau sekadar ikut teman," jelas dia.
Secara terpisah Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Jogja Samidi menyatakan belum mendapatkan informasi detail terkait konsep baru penjurusan siswa itu.
Samidi mengungkapkan, pihaknya menunggu sosialisasi resmi yang akan dilakukan dinas terkait pematangan konsep penjurusan tersebut.
Siswa SMPN 8 Jogja sejauh ini masih difokuskan untuk persiapan ujian nasional.
jika Disdikpora, ujar dia, memang secara pasti akan menetapkan konsep tersebut, maka pihaknya akan segera memberikan pengarahan kepada orangtua dan siswa.
"Dari kebijakan Disdikpora sebelum diberlakukan mestinya akan ada sosialisasi ke sekolah untuk disampaikan ke siswa atau orangtua. Itulah yang kami tunggu kepastiannya," paparnya.
Adapun kebijakan penjurusan dimulai dari tingkat SMP itu merupakan upaya untuk mendukung konsep baru dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA/SMK negeri pada tahun ajaran 2017/2018 mendatang.
Sistem PPDB nantinya seperti halnya model penjaringan mahasiswa baru di perguruan tinggi. Dalam sistem PPDB terbaru ini, calon peserta didik sudah bisa memilih jurusan serta sekolah yang akan dituju.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.