Tak Lolos SNBT? Ini 10 PTS Unggul di Jogja, Favorit Calon Maba
Tak lolos SNBT 2026? Ini daftar 10 PTS terbaik di Jogja berakreditasi Unggul yang bisa jadi pilihan calon mahasiswa baru.
Peparnas 2016 dari DIY akan dikirim 150 atlet
Harianjogja.com, JOGJA - Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X secara resmi melepas 150 atlet kontingen asal DIY yang akan bertanding di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016, di Bangsal Kepatihan, Selasa (11/10/2016).
Pada kesempatan itu, Paku Alam X membacakan sambutan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. "Para atlet harus menjunjung tinggi sportivitas," katanya.
Pencapaian prestasi terbaik memang harus dilakukan, tetapi jangan sampai tercoreng dengan perbuatan yang menyimpang dari nilai sportivitas. Mengingat saat ini kompetisi olahraga kian ketat dan keras.
Sultan mengatakan, masalah olahraga semakin kompleks dan berkaitan dengan dinamika sosial ekonomi, budaya hingga tuntutan perubahan global. Sistem pembinaan keolahragaan harus dilakukan dengan semangat kebijakan otonomi daerah, agar mewujudkan kemampuan daerah dan masyarakat secara mandiri mengembangkan keolahragaan.
"Penanganan keolahragaan tidak dapat lagi ditangani secara sekedarnya, namun harus secara profesional," tegas Sultan dalam sambutan yang dibacakan Wagub DIY Sri Paduka Pakualam X.
Ketua Umum National Paralympic Commite (NPC) DIY Hariyanto mengatakan, dari 100 atlet terbagi dalam empat klasifikasi. Terdiri atas, 20 atlet tunanetra, 61 atlet tuna daksa, 15 atlet tunarungu dan empat atlet tunagrahita.
Mereka akan mengikuti 10 cabang olahraga, terdiri dari voli duduk, panahan, renang, tenis meja, goalball, angkat berat, atletik, catur, tenis lapangan dan bulu tangkis. "Ada tiga yang tidak diikuti, yaitu bowling, sepakbola cerebral palsy dan judo," ungkap dia.
Dalam perhelatan itu, para atlet didampingi 50 orang official. DIY menargetkan memperoleh 18 medali emas, lima perak dan 15 perunggu. Cabor yang digadang bisa mendulang emas terbanyak adalah panahan yang ditarget lima medali emas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tak lolos SNBT 2026? Ini daftar 10 PTS terbaik di Jogja berakreditasi Unggul yang bisa jadi pilihan calon mahasiswa baru.
UPN Veteran Yogyakarta mengungkap api misterius di Seyegan Sleman diduga dipicu migrasi gas metana dari bawah permukaan tanah.
Harga kakao Juni 2026 melonjak 17% akibat penutupan Selat Hormuz. Biaya logistik dan suplai global jadi pemicu utama.
Penguatan implementasi UU PDP dinilai penting untuk menjaga kedaulatan data Indonesia di tengah ancaman kebocoran data dan perkembangan teknologi digital.
Metode RFA jadi solusi atasi benjolan tiroid tanpa operasi. Minim risiko, tanpa bekas luka, hasil efektif bertahap.
Imigrasi Soetta ungkap dua modus haji ilegal, dari visa wisata hingga visa kerja. Puluhan jemaah berhasil dicegah.