PILKADA JOGJA : Rawan Gesekan, KPU Diminta Meniadakan Kampanye Terbuka

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Kamis, 20 Oktober 2016 02:20 WIB
PILKADA JOGJA : Rawan Gesekan, KPU Diminta Meniadakan Kampanye Terbuka

HarianJogja/Gigih M. Hanafi Seorang anak mengenakan kaos parpol pada kampanye terbuka Partai Hanura di Lapangan Pendowoharjo, Bantul , Rabu (2/4). Meski telah dilarang kampanye melibatkan anak di bawah umur namun masih banyak orang tua yang mengajak anak mereka ikut berkampanye.

Pilkada Jogja diharapkan tidak menggelar kampanye terbuka

Harianjogja.com, JOGJA -- Sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Anti-Kekerasan Yogyakarta atau Makaryo meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja menghapus jadwal kampanye terbuka dalam proses pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwalkot) Jogja 2017.

Makaryo menilai potensi gesekan dalam kampanye terbuka di Jogja lebih kuat mengingat hanya ada dua bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota.

"Dengan tegas kami mengusulkan supaya kampanye terbuka ditiadakan," kata Koordinator Makaryo, Beny Susanto saat audiensi bersama komisioner KPU Kota Jogja, Rabu (19/10/2016).

Beny mengatakan usulan meniadakan kampanye terbuka bukan tanpa alasan. Lembaganya mencatat sejumlah peristiwa kekerasan terjadi di DIY dalam proses kampanye pemilihan kepala daerah, pemilihan anggota legislatif, dan pemilihan presiden, beberapa waktu lalu.

Penghapusan kampanye terbuka, kata Beny, juga sudah dilakukan di Solo Jawa Tengah dan Tabanan Bali. Pihaknya mengusulkan agar KPU mengalihkan anggaran kampanye terbuka ke kampanye yang lebih kreatif seperti kampanye dialogis dan debat antarpasangan calon.

Kampanye terbuka juga diakui Beny menjadi pemicu gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat seperti kebisingan dari knalpot kendaraan yang digunakan simpatisan. Ia khawatir kampanye terbuka justeru menjadi bibit tumbuhnya konflik, terutama di kalangan remaja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online