Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan bonus untuk atlet Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) peraih medali di Pekan Olahraga Indonesia (PON) XIX, Kamis (27/10/2016). (Nina Atmasari/JIBI/Harian Jogja)
Info terbaru dari DIY, bonus untuk atlet DIY peraih medali dalam PON XIX akhirnya cair
Harianjogja.com, JOGJA- Bonus untuk atlet Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) peraih medali di Pekan Olahraga Indonesia (PON) XIX akhirnya cair, Kamis (27/10/2016).
Pencairan secara resmi diberikan di Kepatihan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam pencairan itu, atlet dengan bonus tertinggi adalah Claudia Megawati atlet renang indah dengan tiga medali emas mendapatkan Rp289 juta, disusul M Nur Fathoni atlet balap sepeda dengan dua medali emas mendapat bonus Rp211 juta dan Rahmad Sulistiawan atlet panahan dengan satu emas dan perunggu mendapat bonus Rp158 juta.
Adapun bonus terbesar untuk pelatih adalah Hendri Setiawan dan M Basri pelatih balap sepeda yang mengumpulkan tiga medali emas, satu perak dan dua perunggu mendapat bonus masing-masing Rp94 juta serta Ragil Sugirestu pelatih renang indah dengan tiga medali emas mendapat bonus Rp70 juta.
Sultan mengungkapkan PON XIX merupakan peristiwa penting bagi DIY karena bisa masuk 10 besar. "Atas nama Pemda DIY kami mengucapkan terima kasih atlet yang tidak hanya sekedar berprestasi tetapi juga berkorban untuk mencapai prestasi ini," katanya.
Ketua Kontingen DIY, Mansur menyebutkan dalam PON XIX DIY mengirimkan 555 orang, jumlah terbesar dalam sejarah PON. Mereka terdiri 323 atlet, 97 pelatih, 46 mekanik dan 86 pendamping. Mereka mengikuti 36 cabang olahraga.
Kontingen DIY berhasil mendapatkan 16 medali emas, 15 medali perak dan 25 medali perunggu. DIY berada di urutan 10, naik dari PON XVII di Riau yang menempati urutan 14.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Kasus dugaan asusila oknum polisi di Polda NTB naik ke tahap penyidikan usai penyidik menemukan indikasi tindak pidana kekerasan seksual.
Imigrasi Yogyakarta menggagalkan keberangkatan 13 WNI diduga calon haji nonprosedural melalui Bandara YIA selama April-Mei 2026.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur Iduladha 2026 dan Hari Lahir Pancasila untuk antisipasi lonjakan penumpang.
ISI Jogja membuka jalur Mandiri 2026 dengan kuota 552 mahasiswa. Kuota penerimaan masih berpeluang bertambah dari sisa SNBT.
Airlangga memastikan ekspor lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia berlaku untuk semua negara tanpa pengecualian.