Pengunjung Jalan Malioboro, Jogja menggunakan jasa becak wisata untuk berkeliling kota seperti terlihat, Minggu (11/8). Libur Lebaran dimanfaatkan warga yang sedang mudik untuk berwisata, becak dan andong menjadi sarana transportasi ramah lingkungan pilihan para pemudik maupun wisatawan untuk menikmati suasana Jogja.
Bandara Kulonprogo akan mempermudah akses menuju Jawa Tengah lewat jalur Pegunungan Menoreh
Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah daerah sekitar DIY mulai mengambil ancang-ancang dengan membuka akses wisata menuju New Yogyakarta International Airport (NYIA). Hal itu mulai membuat cemas para pelaku wisata dan perhotelan di Jogja karena dinilai dapat mengurangi lama tinggal wisatawan di Jogja.
"Kalau melihat dari kacamata perhotelan, sangat khawatir jika bandara baru dapat diakses langsung ke Jawa Tengah. Namun, hal ini perlu disikapi," ujar Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY, Udi Sudiyanto saat dihubungi Harianjogja.com, Kamis (3/11/2016).
Udi mengakui, dampak pembangunan bandara NYIA sudah mulai membuat banyak hotel bermunculan di wilayah Jawa Tengah. Dampak dari banyaknya hotel yang tumbuh di daerah sekitar DIY akan memengaruhi length of stay atau lama tinggal wisatawan di Jogja. Meski demikian, baik travel agen maupun pelaku perhotelan mesti lebih kreatif, baik dalam promosi wisata maupun objek wisata yang dipromosikan.
"Pelaku wisata harus lebih agresif. Masih ada waktu sekitar tiga tahun ke depan untuk berbenah," jelas Udi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: