Terapi Islami Efektif meningkatkan Kualitas Hidup

Jum'at, 04 November 2016 14:20 WIB
Terapi Islami Efektif meningkatkan Kualitas Hidup

Sejumlah narapidana melakukan tadarus Alquran di masjid area Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA, Kediri, Jawa Timur, Jumat (19/6/2015). Sepanjang bulan Ramadan 2015, kegiatan rohani penghuni LP Kediri ditingkatkan untuk membentuk moral sebagai bekal warga binaan kelak bermasyarakat setelah bebas. (JIBI/Solopos/Antara/Prasetia Fauzani)

Terapi Islami terbukti efektif meningkatkan kualitas hidup

Harianjogja.com, JOGJA - Intervensi psikologi Islam sangat diharapkan kemunculannya dalam dunia ilmiah maupun kehidupan praktis.

Kalangan psikolog muslim melakukan berbagai inovasi agar intervensi psikologi Islam dapat tumbuh kembang pesat.

Presiden International Association of Muslim Psychologists Prof. Dr. Rahmatullah Khan mengungkapkan inovasi psikologi Islam sangat dibutuhkan karena kesadaran untuk mewujudkan kualitas hidup lebih baik semakin meningkat.

Rahmatullah Khan pun lantas membeberkan sejumlah hasil penelitian tentang psikologi Islam dalam pemanfaatannya untuk terapi peningkatan kualitas hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dzikir merupakan terapi efektif untuk meningkatkan relisiensi penderita low back pain (LBP). Dzikir dengan melantunkan Surat Al Fathihah ternyata juga ampuh untuk terapi rehabilitasi pecandu narkoba.

"Hasil penelitian lain juga mengungkapkan bahwa efektif mendengarkan lantunan Al Quran itu juga menjadi solusi ampuh dalam menurunkan kecemasan menghadapi masa depan," paparnya dalam Workshop Intervensi Psikologi Islam yang berlangsung di Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (UII), Jumat (4/11/2016).

Dia juga membeberkan hasil penelitian lain, yakni latihan memaknai Surat Al Insriyah terbukti ampuh untuk mengurangi tingkat stress di kalangan mahasiswa yang sedang menghadapi skripsi.

Intervensi berupa terapi salat juga terbukti menurukan stress dan perilaku negatif lainnya.

"Dengan salat khusyu menjadi terapi ampuh mahasiswa untuk mencegah perbuatan seks pranikah dan pergaulan negatif lainnya," jelasnya.

Adapun dalam workshop tersebut Rahmatullah Khan juga membedah tentang Islamic Behavior Therapy (i-CBT) yang sedang dia kembangkan. Terapi ini merupakan modifikasi dari Cognitive Behavior Theray (CBT) yang berkembang dalam tradisi sains Barat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online