Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Proses evakuasi mayat di sebuah makam yang ambrol (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Longsor Jogja di daerah Petinggen belum terselesaikan.
Harianjogja.com, JOGJA -- Warga Kampung Petinggen, Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) DIY turun tangan memperbaiki pemakaman di wilayah mereka yang longsor akibat hujan deras, Jumat, pekan lalu.
Ketua Paguyuban Warga Petinggen yang juga Ketua RT 08 Petinggen, Murtadho menyampaikan secara administrasi pemakaman di Petinggen masuk wilayah Sinduadi, Mlati, Sleman. Namun pemakaman yang ada diperbatasan Kota Jogja dan Sleman tersebut sudah puluhan tahun dikelola warga Petinggen. Bahkan menurut Murtadho, yang dimakamkan di lokasi tersebut 99 persen adalah warga Kota Jogja.
Murtadho khawatir jika longsoran itu tidak segera diperbaiki maka bisa meluas mengingat saat ini masih musim penghujan. Ia mengatakan ada beberapa rumah di belakang pemakaman yang terancam terkena longsoran longsor talud pemakaman sepanjang 15x5 meter itu tidak diperbaiki.
Selain itu, longsoran itu juga mengenai delapan makam. Dari delapan itu baru dua mayat yang sudah dipindahkan karena usianya baru sekitar 100 hari. Beberapa makam lainnya hingga kemarin masih dibiarkan sehingga menyebabkan aroma tidak sedap.
"Warga resah tiap hari mencium aroma mayat, ini kan jadi tidak sehat untuk warga," ujar Murtadho, Senin (7/11/2016)
Pemakaman Petinggen longsor pada Jumat (4/11/2016) siang saat terjadi hujan deras. Warga sekitar dibantu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, dan sejumlah relawan mengevaluasi mayat yang terkena longsoran. Talud pemakaman yang longsor sementara ditutupi terpal dan ditahan dengan kayu dan bambu supaya longsor tidak meluas.
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/05/longsor-jogja-makam-pinggir-code-berpotensi-ambrol-lagi-766383">LONGSOR JOGJA : Makam Pinggir Code Berpotensi Ambrol Lagi)
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja, Agus Winarto mengatakan pihaknya sudah melakukan penanganan awal saat terjadi longsoran. Terkait perbaikan infrastruktur pemakaman, ia mengaku masih dikoordinasikan dengan Dinas Permukiman, Sarana dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Jogja.
"Kemungkinan nanti ada koordinasi lagi dengan BBWSO karena itu wilayah pinggir sungai," kata Agus. Ia mengatakan secara administrasi pemakaman Petinggen masuk wilayah Sleman. Namun demikian perbaikan infrastruktur bantaran sungai bisa dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Serayu-Opak (BBWSO).
Untuk sementara Agus mengimbau warga sekitar pemakaman Petinggen untuk tetap waspada karena talud pemkaman masih rawan longsor jika terjadi hujan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal KA Bandara YIA September 2026 rute Tugu Jogja–YIA PP lengkap dengan tarif tiket reguler, Xpress, dan panduan cara pembelian online
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.