Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Alat Peraga Kampanye (APK) salah satu paslon dirusak dengan senjata tajam di kawasan Desa Banaran, Galur, Selasa (15/11). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Pilkada Kulonprogo Kulonprogo diwarnai perusakan alat peraga kampanye
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sedikitnya 11 Alat Peraga Kampanye (APK) milik pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kulonprogo yang tersebar di empat kecamatan dirusak oknum tak bertanggungjawab. Spanduk bergambar pasangan calon tersebut dirusak dengan dibabat menggunakan senjata tajam.
Kerusakan ditemukan di Kecamatan Galur, Lendah, dan Panjatan terhadap APK milik pasangan Zuhadmono-Iriani. Selain itu, APK milik kedua paslon yang dipasangan di sekitar Puskesmas Wates juga menghilang bersama dengan bambu yang digunakan untuk memasang spanduk tersebut.
Tamyus Rohman, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kulonprogo menjelaskan, APK di Kecamatan Wates kemudian ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi pemasangan. Namun, hanya ditemukan spanduk milik paslon Hasto Wardoyo-Sutedjo yang terlipat rapi.
“Kita temukan di tengah persawahan sekitarnya,” jelasnya, Selasa (15/11/2016).
Sementara spanduk milik paslon Zuhadmono-Iriani menghilang dan belum ditemukan. Perusakan dan kehilangan ini diketahui setelah adanya laporan dari pantia pengawas kecamatan (panwascam) dari pantauan di lapangan. Dugaan sementara, perusakan dilakukan oleh sekelompak orang dengan sengaja.
Pelaku diduga beraksi sekitar tengah malam hingga dini hari. Sejumlah spanduk dirobek menjadi dua dan tiga bagian dengan cutter. Tamyus menguraikan ada potongan spanduk yang disisakan dan adapula yang hilang. Selain itu, salah satu wajah paslon di spanduk juga ditutup dengan tanah.
Berdasarkan lokasi perusakan, Tamyus mengatakan bahwa kemungkina hal tersebut sudah terpola karena berada dalam satu jalur. Hanya saja, APK yang dirusak sebagian besar jauh dari keramaian sedangan yang berada dekat dengan pemukiman atau aktivitas warga masih utuh. Berdasarkan pola, kemudian pengrusakan dan penghilangan APK dilakukan oleh pelaku yang berbeda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.