Prabowo Minta Tepung Singkong Diproduksi Skala Besar untuk Padamkan Karhutla
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
Pemusnahan barang sitaan Bea Cukai Yogyakarta, Rabu (16/11/2016). (Yudho Priyambodo/JIBI/Harian Jogja)
Barang ilegal sitaan Bea Cukai Yogyakarta dimusnahkan
Harianjogja.com, JOGJA- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Yogyakarta memusnahkan barang sitaan yang termasuk larangan dan pembatasan dari luar negeri.
Pemusnahan digelar di halaman kantor (KPPBC), Rabu (16/11/2016). Ada 1.619 item barang yang dimusnahkan senilai Rp59,9 juta. Jenis barang yang dimusnahkan di antaranya kosmetik, sex toys, telepon seluler, DVD porno. Pemusnahan dilakukan dengan dibakar agar barang tersebut tidak bisa berfungsi.
Kepala KPPBC TMP B Yogyakarta Sucipto mengungkapkan barang-barang yang masuk kategori dilarang, dibatasi dan memerlukan izin dari instansi terkait di antaranya, ponsel dan komputer tablet melebihi dua unit, senjata api dan bahan beledak atau sejenisnya.
kemudian obat-obatan, tumbuhan dan hewan, produk tertentu seperti pakaian hingga buku. "Selain itu juga barang yang mengandung unsur pornografi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
Sebanyak 12 WNI menerima amnesti dari Myanmar setelah menjalani hukuman. KBRI Yangon memfasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia.
Gunung Anak Krakatau erupsi beruntun sejak dini hari. Status Siaga, warga dan wisatawan dilarang mendekat dalam radius 3 kilometer.
Kemenhut menyiapkan DAK Rp5,5 miliar untuk memperkuat penanganan karhutla Kalbar melalui operasi udara, darat hingga pembasahan gambut.
Jadwal SIM Keliling Bantul Sabtu 5 September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Bimbel makin diminati orang tua di Jogja. Disdikpora DIY mengingatkan agar persiapan sekolah tidak membuat anak mengalami tekanan berlebihan.