Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp18.110 per Dolar AS Hari Ini
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
Pelaku saat diamankan petugas dengan barang bukti senapan angin, di Mapolsek Gamping, Jumat (25/11/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Kriminal Sleman terjadi berupa penembakan terhadap seorang nenek
Harianjogja.com, SLEMAN- Merasa tersindir dengan ucapan sang nenek, Kurniawan Putranto, 23, warga Gamping Lor, Ambarketawang, Gamping, Sleman nekat menghujamkan empat butir peluru kepada nenek kandungnya Hasto Sumarto, 80, pada hari Selasa (22/11/2016).
Pelaku naik darah karena setiap hari melihat neneknya memaki-maki kedua orang tuanya dan selalu menyindirnya.
"Saya emosi, karena ibu sama simbah lagi ada masalah. Terus simbah selalu marah-marah sampai mau ngusir ibu dari rumah dan mau melempar ibu dengan batu bata," kata pelaku, Jumat (25/11/2016).
Dikatakan oleh tersangka dirinya sangat merasa sangat marah ketika ia yang tidak tau menahu akan masalah tersebut tetapi juga ikut menjadi pelampiasan kemarahan sang nenek. Beberapa kali ia mengatakan juga ikut diusir dari rumah karena masalah tidak kunjung selesai.
Kapolsek Gamping, Kompol Heli Wijiyatno mengatakan karena merasa tersinggung dan marah dengan ucapan neneknya, pelaku kemudian nekat melampiaskan kemarahan dengan menembak neneknya tersebut dengan menggunakan senapan angin berpeluru gotri sebanyak empat kali tembakan.
"Saat dia [pelaku] di rumah usai mencuci piring, dia ikut dimarahi neneknya. Kemudian karena sudah sangat marah ia langsung masuk kamar dan mengambil senapan milik pelaku yang kemudian langsung ditembakkan ke arah pantat korban," kata Heli.
Dikatakannya, bahkan penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku tidak hanya sampai disitu. Karena masih merasa marah ia kemudian melakukan penganiayaan kembali dengan menembak kembali neneknya dengan tiga butir peluru ke arah kaki dan paha.
Dikalangan masyarakat kampungnya pelaku ini memang sudah dicap sebagai anak yang tidak baik karena sering melakukan perbuatan yang tidak baik dan tidak terpuji.
"Pelaku dua kali melakukan penganiayaan, satu peluru ke arah pantat, kemudian berbeda waktu ia kembali menembak neneknya dengan tiga peluru ke bagian kaki dan paha," ujarnya.
Saat ini pelaku sudah diamankan oleh petugas di Mapolsek Gamping untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia akan disangkakan pasal 44 ayat 1 dan ayat 2 UU no 23tahun 2004 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman pidana penjara lebih dari enam tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
Pemerintah memperkuat 28.438 mitra Warung Pangan melalui ID FOOD untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memperpendek rantai distribusi.
event penutup Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo ini sukses menyedot perhatian 2.000 pelari sekaligus menggerakkan sektor perhotelan dan UMKM setempat
Rodri meraih Golden Ball Piala Dunia 2026 setelah membawa Spanyol menjuarai turnamen usai mengalahkan Argentina 1-0 di final.
DKUKMPP dan BAZNAS Bantul membekali 345 keluarga miskin ekstrem dengan pelatihan dan modal usaha Rp2 juta untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
XLSMART menyebut perluasan jaringan 5G di DIY terus berjalan. Saat ini, sekitar 60% wilayah DIY telah terlayani jaringan 5G