Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ogoh-ogoh untuk memperingati saparan disiapkan warga Gondolayu, Jogja. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Tradisi Jogja berupa Saparan masih dilestarikan Gondolayu.
Harianjogja.com, JOGJA -- Ratusan warga Gondolayu, Kelurahan Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, menggelar acara Saparan, Minggu (27/11/2016) sore. Dalam acara tersebut warga mengarak ribuan kue apem dan lemper dalam bentuk gunungan.
(Baca Juga : http://cms.solopos.com/?p=772226">TRADISI JOGJA : Saparan, Warga Gondolayu Arak 1.000 Apem dan Lemper)
Ketua Paniti Acara Saparan, Muh Mahrus mengatakan tradisi saparan bagi masyarakat Jawa, khususnya Gondolayu sudah lama diperingati. Sebagian masyarakat mempercayai dalam bulan Sapar atau bulan setelah Muharrom dalam kalender Hijriah merupakan bulan keramat. Masyarakat kemudian melakukan berbagai ritual tolak balai untuk menghindari bencana.
Disamping doa-doa juga memperbanyak sedekah kepada orang lain. Karena itu setelah apem dan lemper dikirab keliling kecamatan, gunungan apem dan lemper itu diperebutkan oleh warga tepat ketika sampai Gondolayu Lor.
"Gunungan apem ini sebagai wudud dari simbol sedekah dari masyarakat untuk masyarakat sebagai simbol tolak bala," katanya. Sementara Ogoh-ogoh dibakar di lokasi yang sama.
Mahrus mengatakan yang membuat apem dan lemper adalah warga dan kembali kepada warga sebagai wujud saling berbagi. Adapun ogoh-ogoh atau manusia raksasa yang disimbolkan sebagai kemurkaan dan hawa nafsu dibakar dengan harapan manusia bisa menghilangkan amarah dan hawa nafsu.
Menurut Mahrus, Tradisi apeman sudah lama dilakukan warga Gondolayu, tetapi sejak 2010 lalu tradisi apeman dikemas dalam budaya kirab saparan sebagai sarana penunjang pariwisata. Seiring waktu tradisi kirab apeman pun banyak diikuti oleh warga, tidak sedikit wisatawan yang menyaksikan kirab apeman tersebut.
Meski suasana dalam keadaan hujan, tidak menyurutkan warga Gondolayu menggelar kirab apeman tersebut. Sebagian besar pengiring kirab mengenakan pakaian adat jawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas bervariasi di sejumlah kota pada Kamis. Simak prakiraan cuaca lima wilayah DIY.
GSMA mencatat 68% korban penipuan digital mengalami kerugian finansial. AI membuat modus scam makin sulit dikenali konsumen.
op Ten News Harianjogja.com Kamis 10 September 2026 merangkum isu hangat Jogja, ekonomi, cuaca, lingkungan, hingga olahraga.
Persoalan pendidikan di Kabupaten Bantul masih cukup banyak, mulai dari kondisi fasilitas sekolah, kesejahteraan guru, hingga proses belajar mengajar
Bagayoko yakin PSS Sleman tampil lebih baik saat menghadapi Madura United pada pekan kedua BRI Super League di Stadion Maguwoharjo.