OPINI: Panas Ekstrem, Bencana Sunyi yang Menggerus Ekonomi
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Ilustrasi (JIBI/Solopos/Antara)
Penemuan mayat Bantul terjadi di sebuah kandang sapi
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal di sebuah kandang sapi milik kelompok ternak, Dusun Krapyak Wetan, Desa Panjangrejo, Kecamatan Pundong Bantul, pada Senin (5/12/2016) pagi.
Kapolsek Pundong, AKP Nuning Sukarminigsih mengatakan Sarijan ,60, yang tergeletak tak bernyawa ditemukan di sisi sebelah barat kandang sapi miliknya.
Menurut dia, Sarijan ditemukan pertama kali oleh Giyono, seorang warga yang akan membersihkan kandang sekitar pukul 08.30 WIB. Giyono sempat mengecek dan memastikan kondisi Sarijan, kemudian mengetahui bahwa warga Dusun Karpyak Wetan itu sudah tidak bernafas.
Setelah diadakan pemeriksaan oleh tim Identifikasi Polres Bantul dan Puskesmas tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan. “Dari hasil pemeriksaan korban dinyatakan meninggal dunia karena sakit,” kata Nuning, Senin (5/12/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Facebook mengalami gangguan global, pengguna otomatis logout dan tak bisa login. Messenger dan web ikut terdampak.
Klaim BPJS Ketenagakerjaan DIY capai ratusan miliar di awal 2026, didominasi JHT akibat dinamika PHK.
BLK Pekalongan buka layanan potong rambut gratis hingga 6 Juli 2026. Cek jadwal, lokasi, dan syaratnya di sini.
Aksi bakar ban di Pancoran sempat ganggu lalu lintas. Polisi memastikan situasi kini aman dan arus kendaraan kembali normal.
Piala Dunia 2026 hadirkan tiga maskot unik: Maple, Zayu, dan Clutch yang mewakili Kanada, Meksiko, dan AS.