Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Proses pengepakan gula semut di gudang KSU Jatirogo, Wates, pada Selasa (15/3/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Gula semut Kulonprogo bisa ditingkatkan produksinya namun terkendala sertifikasi
Harianjogja.com, KULONPROGO-Jumlah produksi gula semut organik di Kulonprogo masih belum mampu memenuhi permintaan dari pasar mancanegara. Namun, rumitnya persyaratan dan sertifikasi yang harus dipenuhi dianggal halangan terbesar dalam menggenjot jumlah produksi.
Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Koperasi dan UMKM Kulonprogo, Muh. Hariyono mengtakan kapasitas produksi gula semut organik di Kulonprogo mencapai 100 ton per bulan.
Sementara permintaan pasar sendiri terus berdatangan dari Pasar Eropa dan Amerika. “Hanya saja memang produk yang diminta harus terstandar internasional,” ujarnya, Jumat (9/12/2016).
Ia menerangkan jika sertifikasi yang diminta salah satunya berupa pernyataan bahwa lahan yang digunakan bebas zat kimia. Selain itu, tanaman kelapa yang disari niranya juga harus terbebas dari produk kimia apapun. Saat ini, sertifikasi produk organik sendiri baru dimiliki oleh Koperasi Jatirogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina tambah 1,5 juta tabung LPG 3 kg di Jateng dan DIY jelang Iduladha 2026, stok dipastikan aman.
Rekomendasi parfum Mine Perfumery 2026, aroma premium lokal dengan wangi tahan lama dan karakter elegan.
DIY menempati peringkat pertama nasional hasil TKA 2026 jenjang SD dan SMP dengan capaian nilai tertinggi nasional.
Cek jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026. Tarif Rp80.000, rute strategis, tanpa transit, solusi transportasi praktis.
Resep lempah iga sapi khas Bangka Belitung, olahan daging kurban segar, gurih, dan anti enek untuk Iduladha.