Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Kuliah di Jogja memiliki banyak pilihan kampus
?Harianjogja.com, JOGJA - Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah V Yogyakarta mendorong perguruan tinggi swasta (PTS) di DIY untuk berupaya keras menjadi kampus kelas dunia atau world class university (WCU). Dari 104 PTS yang ada, Kopertis mengelompokkan sebanyak 15 PTS layak menjadi kampus kelas dunia.
?"Dari hasil pengelompokan yang dilakukan Kopertis Wilayah V. Seharusnya ada 15 PTS di DIY yang kami nilai mampu dan harus berani ikut berkompetisi WCU. Bahkan kami sendiri menargetkan dari 15 PTS itu ada yang bisa masuk 1.000 besar perguruan tinggi terbaik dunia," ujar Koordinator Kopertis Wilayah V DIY Bambang Supriyadi saat menghadiri acara puncak peringatan milad ke-56 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di kampus setempat, Sabtu (24/12/2016).?
Bambang menyebutkan beberapa PTS di DIY yang layak berkompetisi WCU, antara lain UAD, UMY, UII, UAJY, USD, STMIK AMIKOM, UKDW dan IST AKPRIND. Pengelompokan yang dilakukan Kopertis Wilayah V pada 104 PTS di DIY tersebut dilakukan untuk membedakan pemberian pembinaan.?
?"Dari prestasinya, kami memang membedakan PTS-PTS di DIY ini menjadi dua. Kategori pertama, yang layak berkompetisi WCU dan kategori satunya yakni 89 PTS lainnya masih membutuhkan peningkatan akreditasi dan pembinaan standar mutu," imbuhnya.?
?Bambang memaparkan 104 PTS di DIY sejak dulu selalu mendapatkan pembinaan dari Kopertis Wilayah V sesuai dengan kondisi PTS. Khusus untuk 15 PTS yang didorong berkompetisi WCU, pihaknya telah membuat program khusus agar target ada PTS DIY yang masuk 1.000 besar perguruan tinggi terbaik dunia bisa tercapai.?
?"Masih banyak upaya yang harus didorong dan dilakukan 15 PTS ini agar bisa masuk 1.000 besar dunia. Beberapa hal yang perlu ditingkatkan lagi misalnya dalam hal publikasi, penelitian, internasionalisasi, inovasi dan lain sebagainya," katanya.?
?Sementara itu, Rektor UAD Kasiyarno mengatakan, sudah menjadi kewajiban bagi UAD untuk terus mengembangjan diri menjadi perguruan tinggi yang terpercaya. Karena hanya dengan upaya bersama, reputasi baik di nasional maupun internasional bisa diraih.?
?"Untuk penjaminan mutu misalnya, hal itu merupakan suatu keniscayaan. Oleh karena itu, budaya mutu di kalangan civitas akademika perlu terus ditumbuhkembangkan. Untuk mahasiswa sendiri, selalu kami lakukan pembinaan bahkan saat pra kuliah atau sejak calon mahasiswa dinyatakan telah diterima berkuliah," ungkapnya.?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.