BPJS KETENAGAKERJAAN : 5.500 Karyawan Sudah Terdaftar, Tapi Banyak Perusahaan Nunggak Iuran

Selasa, 03 Januari 2017 21:20 WIB
BPJS KETENAGAKERJAAN : 5.500 Karyawan Sudah Terdaftar, Tapi Banyak Perusahaan Nunggak Iuran

Pelayanan di kantor BPJS Ketenagakerjaan DIY, Senin (15/8/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)

BPJS Ketenagakerjaan semakin banyak diikuti oleh perusahaan

Harianjogja.com, SLEMAN- Sejauh ini ada sekitar 5.500 perusahaan di DIY sudah mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan jumlah karyawan yang sangat tinggi.

Kepala Kantor Cabang DIY BPJS Ketenagakerjaan Moch Triyono menyebutkan angka tersebut sudah jauh lebih meningkat jika dibanding sebelumnya.

“Tingkat kepatuhannya memang sudah mulai meningkat. Lebih dari 5.500 perusahaan sudah patuh. Sedangkan jumlah perusahaan di seluruh wilayah DIY lebih dari 10.000," katanya, Senin (2/1/2017).

Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sleman, Farah Diana mengatakan dari banyaknya jumlah perusahaan yang terdaftar sebagai anggota BPJS masih ada puluhan perusahaan di Sleman yang menunggak iuran.

Sehingga demikian dengan permasalahan tersebut kadang membuat karyawan enggan melapor saat sudah berpindah tempat kerja.

"Sebagian besar penunggakan pembayaran iuran masing-masing mulai dari tidak lancarnya pembayaran, kesalahan pembayaran perusahaan kepada pihak bank, hingga karena perusahaan yang bersangkutan sudah bangkrut dan tutup. Itu yang terkadang membebani karyawan untuk melapor karena masih adanya tunggakan,"katanya.

Lebih lanjut pihaknya melakukan penelusuran terkait permasalahan dalam penunggakan pembayaran iuran, bahwasannya sebagian perusahaan masih merasa kurang mendapatkan informasi mengenai BPJS Ketenagakerjaan sehingga membuat tunggakan tersebut tidak dapat terselesaikan.

Namun ada juga sebagian penunggakan tersebut dikarenakan karena faktor internal dari masing-masing perusahaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online