Tabrak Lari di Solo Berujung Amuk Massa, Dua Pelaku Ditangkap
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar (kanan) menunjukkan uang dolar yang akan digandakan oleh pelaku di Mapolres Sleman, Rabu (4/1/2017). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Dukun Palsu Sleman kini melirik mata uang asing
Harianjogja.com, SLEMAN – Jajaran Reserse dan Kriminal Polres Sleman berhasil menangkap pelaku penipuan dengan modus penggandakan uang. Berbekal batu akik merah delima, Setyawan alias Joko, 46, warga Berbah, Sleman yang merupakan seorang penggangguran tersebut mencoba menipu korbannya dengan berpura-pura menjadi dukun pengganda uang.
Korban seorang pengusaha dengan inisial S, warga Triharjo, Sleman, yang berkenalan dengan dukun palsu melalui temannya tersebut harus gigit jari setelah uangnya sebanyak Amerika Serikat (AS) $16.000 atau sekitar Rp215 juta yang akan digandakan justru menjadi lembaran kertas kuitansi kosong.
Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Sepuh Siregar mengatakan awal penipuan ini terjadi saat pelaku mengaku memiliki ilmu menggandakan uang dengan bantuan batu merah delima yang dimilikinya. Menurut keterangan pelaku ia nekat melakukan aksi penipuan tersebut karena meniru kelihaian pria asal Jawa Timur yaitu Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
"Ikut-ikutan seperti Dimas Kanjeng, seperti di TV," kata pelaku terhadap penyidik, Rabu (4/1/2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.
Sekawan Limo 2 Gunung Klawih tembus 212 ribu penonton di hari pertama, catat rekor box office Indonesia 2026.
Ngecas mobil listrik semalaman aman berkat BMS, bahkan lebih baik untuk baterai dibanding fast charging menurut studi Geotab.
Pelatih Malaysia Nafuzi Zain soroti kekuatan Timnas Indonesia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang disebut sangat ketat.