BANDARA KULONPROGO : Rp120 Juta Danai Konsultan Tanah Urukan

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Jum'at, 06 Januari 2017 21:55 WIB
BANDARA KULONPROGO : Rp120 Juta Danai Konsultan Tanah Urukan

Salah satu warga mengajukan pertanyaan dalam Sosialisasi Pengukuran dan Pematokan Lahan Lokasi Pembangunan Bandara baru di Balai Desa Glagah, Senin (23/11/2015). (Harian Jogja/Holy Kartika N.S)

Bandara Kulonprogo untuk konsultan tanah urukan juga dilelang

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Dana sebanyak Rp120 juta disiapkan untuk pembiayaan pengawasan urukan tanah lahan relokasi warga terdampak bandara. Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo juga telah melakukan lelang untuk pengadaan konsultan.

Baca Juga : Bhttp://www.solopos.com/2017/01/05/bandara-kulonprogo-rp19-miliar-disiapkan-untuk-tanah-urukan-781861">ANDARA KULONPROGO : Rp19 Miliar Disiapkan Untuk Tanah Urug

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Zahrom Asurawan mengatakan sudah ada sejumlah pihak yang masuk dan mendaftar untuk proyek tersebut. Selain itu, lelang juga dilakukan untuk pengadaan tanah uruk senilai Rp19miliar.

Selain pengurukan, dana Rp19 miliar itu juga mencakup pemindahan talud, saluran irigasi, dan penggeseran gorong-gorong. Sedikitnya, 31 pendaftar telah mengajukan diri untuk proyek pengadaan tersebut. Dari jumlah itu, lima perusahaan telah mengajukan penawaran.

“Nanti kita tunggu hasilnya,”jelasnya pada Jumat (6/1/2017).

Adapun, pengadaan tanah uruk dilakukan untuk lahan relokasi seluas 150.141 meter persegi. Seluruh lahan tersebut merupakan tanah kas desa Glagah, Palihan, Jangkaran, Janten, dan Kebonrejo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis