Bang Bang, Hadirkan Kartu Debit Edisi Khusus dan Beragam Benefit bagi Nasabah
BRI Junio berkolaborasi dengan Mobile Legends: Bang Bang menghadirkan kartu debit edisi khusus, cashback, dan berbagai benefit untuk nasabah hingga Desember 202
Pilkada Jogja masuk tahap kampanye
Harianjogja.com, JOGJA-Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwalkot) Jogja melayangkan surat peringatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja terkait temuan puluhan alat peraga kampanye (APK) yang melanggar aturan. Padahal APK tersebut dipasang oleh KPU.
"Penyelenggara pilkada dan pembuat regulasi seharusnya menjadi contoh," kata Ketua Panwas Kota Jogja, Agus Muhammad Yasin, disela-sela rapat koordinasi bersama Komisi A di Dewan Perwakil Rakyat Daerah (DPRD), Senin (9/1/2017).
Agus mengatakan ada puluhan APK di hampir semua kecamatan yang dipasang di pohon, tiang listrik, tiang lampu penerang jalan umum, dan di jembatan. Bahkan di depan kantor Panwas Kota Jogja di Pakualaman, kata dia, tercatat ada tiga APK yang dipasang tidak sesuai ketentuan.
Padahal APK, tidak boleh dipasang di titik-titik tersebut sebagaimna diatur dalam Peraturan Walikota Jogja (Perwal) Nomor 89 Tahun 2016 tentang Pemasangan Alat Peraga Kampanye dan Penyebaran Bahan Kampanye Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Jogja 2017.
Menurut Agus, temuan APK yang dipasang tidak sesuai ketentuan terjadi pada Desember lalu. Kemudian pada 23 Desember pihaknya melayangkan rekomendasi ke KPU Kota Jogja supaya APK tersebut ditertibkan. Namun hingga awal Januari belum ada tindakan dari KPU dan Satpol PP Kota Jogja. "Maka kami kirimkan surat peringatan," ujar Agus.
Anggota Panwas Kota Jogja Bidang Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Iwan Ferdian menambahkn, selain temuan pelanggaran pemasangan APK, lembaganya juga menerima laporan adanya APK yang hilang. Setidaknya ada 18 APK yang hilang di 11 titik, di antaranya di sekitar Purawisata, Jembatan Kleringan, dan sekitar Stasiun Lempuyangan.
Iwan mengaku belum mengetahui hilangnya APK itu apkah karena dirusak atau hilang, karena minimnya saksi mata. Kendati demikian, pihaknya sudah melayangkan rekomendasi hilangnya APK tersebut agar segera ditindaklanjuti KPU.
Sementara, Ketua KPU Kota Jogja, Wawan Budianto menyatakan siap menindaklanjuti rekomendasi Panwas. Ia mengatakan semua APK yng difasilitasi KPU dipasang oleh pihak ketigas. Sebelum ada rekomendasi, pihanya sudah menyadari ada sejumlah APK yang dipasang tidak sesuai ketentuan, "Nanti akan kami pindahkan," kata Wawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BRI Junio berkolaborasi dengan Mobile Legends: Bang Bang menghadirkan kartu debit edisi khusus, cashback, dan berbagai benefit untuk nasabah hingga Desember 202
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Kongo memulai uji klinis TUMAINI untuk menguji kandidat vaksin Ebola Bundibugyo. WHO mencatat 9.552 kasus terkonfirmasi per 21 Oktober 2026.
Veda Ega Pratama meraih pole position Moto3 Australia 2026 dengan waktu 1 menit 35,299 detik. Ia mengaku senang dan siap menghadapi balapan.