Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
POLITIK UANG PEMILU Ketua Panwaslu Kota Tegal, Toto Pranoto menunjukkan bukti politik uang berupa amplop berisi uang dan gambar caleg di Kantor Panwaslu Tegal, Jateng, Selasa (8/4). Panwaslu menerima laporan, salah satu caleg DPR dari Partai Nasdem, Amir Mirza membagikan amplop berisi uang sebesar Rp 50 ribu dan foto caleg dimana kegiatan tersebut merupakan pelanggaran kampanye pada masa tenang. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Pilkada Jogja memetakan daerah rawan politik uang
Harianjogja.com, JOGJA -- Panitia Pengawas (Panwas) Kota Jogja telah memetakan sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang rawan dalam pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwalkot) Jogja 15 Februari mendatang. Salah satu kerawanan adalah adanya politik uang.
Anggota Panwas Kota Jogja Bidang Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga, Iwan Ferdian mengatakan kerawanan politik uang ini salah satu indikatornya karena sikap masyarakat yang pragmatis sehingga dengan iming-iming uang lebih mudah diarahkan suaranya. Terlebih, kata dia, di sekitar TPS rawan politik uang itu ada pejabat, politisi, atau pengusaha tingkat daerah atau tingkat nasional. Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=783378">PILKADA JOGJA : Waspadai 66 TPS Rawan Politik Uang, Daerah Mana?
Karena itu, pihaknya akan berupaya mengawasi untuk meminimalisir praktik politik uang tersebut dengan melibatkan relawan pengawas serta pengawas TPS yang sudah dibekali materi pengawasan. Untuk pengawas TPS dalam proses pengawasan dilengkapi dengan telepon selular yang ada kameranya.
“Pengawas TPS akan melaporkan situasi yang terjadi di TPS lengkap dengan gambar,” ujar Iwan, Selasa (10/1/2017)
Selain 66 TPS rawan politik uang, Panwas juga mencatat ada 199 TPS yang rawan dari sisi profesionalitas penyelenggara, 54 TPS rawan terkait akurasi data pemilih dan penggunaan hak suara, 51 TPS rawan ketersediaan logistik, dan 9 TPS rawan keterlibatan penyelenggara.
Menurut Iwan, indikator kerawanan TPS dibuat Badan Pengawas Pemilu. Pihaknya hanya memetakan sesuai indikator tersebut kemudian melaporkannya ke Bawaslu. Untuk kerawanan terkait akurasi data pemilih, kata Iwan, biasanya ditemukan di TPS-TPS sekitar rumah sakit dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) atau rumah tahanan (Rutan) mengingat pemilih di sekitar TPS tersebut sifanya tidak pasti,
“Bisa jadi ada surat suara kurang, atau waktu untuk menyalurkan hak suara tidak terakomodir,” ujar Iwan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja, Wawan Budianto mengatakan akan melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi TPS-TPS rawan, salah satunya tidak menempatkan TPS berdekatan dengan posko pemenangan atau tim pasangan calon walikota dan wakil walikota. Wawan juga menyatakan sudah melakukan seleksi ketata pada petugas Kolempok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas di TPS-TPS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 7 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jadwal lengkap Yogyakarta-Palur dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap dari pagi hingga malam.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga 08.59 WIB, Senin 7 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 7 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.