Rastra Cair Awal Februari, Siap-siap Belanja di e-Warung

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Minggu, 15 Januari 2017 06:20 WIB
Rastra Cair Awal Februari, Siap-siap Belanja di e-Warung

Espos/Ratna Puspita Dewi PENDISTRIBUSIAN RASKIN--Pekerja menurunkan beras untuk rakyat miskin (Raskin), di Kelurahan Kauman, Serengan, Solo, Senin (26/7). Pendistribusian Raskin untuk Agustus 2010 dimajukan dari jadwal semula. Hal tersebut untuk mengoreksi tingginya harga beras yang dalam beberapa pekan terakhir ini terus naik. SOLOPOS 27 JUL 2010 HAL II KOTASOLO

Rasta Jogja dimulai dengan distribusi KKS.

Harianjogja.com, JOGJA -- Kepala Dinas Sosial Kota Jogja, Hadi Muhtar memastikan bantuan beras untuk keluarga sejahtera (Rastra)-istilah lain Raskin-mulai dicairkan pada awal Februari nanti, karena akhir Januari baru proses pendistribusian kartu keluarga sejahtera (KKS) sebagai syarat mengakses rastra.

"Saya sudah mendapat surat dari Kementrian Sosial bahwa KKS selambat-lambatnya sudah direalisasikan akhir Januari, maka awal Februari sudah bisa dimanfaatkan" kata Hadi, di Komplek Balai Kota Jogja, Jumat (13/1/2017).

Hadi mengatakan saat ini KKS masih dalam proses pencetakan oleh pemerintah pusat yang bekerjasama dengan salah satu bank milik negara karena fungsi KKS nantinya semacam kartu anjungan tunai mandiri (ATM). Total ada 16.031 kepala keluarga (KK) penerima rastra.

Jumlah itu diakui Hadi sama dengan penerima Rastra tahun lalu. Hanya, kali ini pemegang KKS mendapat bantuan dalam bentuk uang Rp110.000 setiap bulan. Uang tersebut bisa digunakan untuk membeli beras dan lauk pauk di warung khusus yang sudah disediakan pemerintah, yakni e-warung atau warung gotong royong yang dikelola koperasi usaha bersama yang dikelola oleh pemegang KKS juga.

Hadi mengaku sudah menyiapkan satu e-warung di tiap kecamatan, khusus untuk kecamatan Umbulharjo ada 2 e-warung karena jumlah pemegang KKSnya banyak. Total ada 15 e-warung yang sudah mendapat bantuan Rp30 juta tiap e-warung dari Kementrian Sosial.

Pemegang KKS tinggal datang ke e-warung kemudian menggesekkan kartunya ke mesin electronik data capture (EDC). Maka, akan muncul nominal uang yang tertera dalam KKS.

"Uang yang ada tidak akan hangus walau pun tidak dibelanjakan melainkan akan terakumulasi dengan bulan berikutnya. Pemegang KKS bebas membelanjakan kapan saja di e-warung," ujar Hadi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online