KABAR DUKA : Istri Pahlawan Kolonel Sugiyono Wafat

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Rabu, 18 Januari 2017 10:59 WIB
KABAR DUKA : Istri Pahlawan Kolonel Sugiyono Wafat

Kabar duka datang dari keluarga pahlawan revolusi Kolonel Sugiyono

Harianjogja.com, JOGJA-Supriyati, istri pahlawan revolusi Kolonel Sugiyono Mangunwiyoto, meninggal dunia di Rumah Sakit Bethesda, Selasa (17/1/2017) sore, sekitar pukul 16.30 WIB.

Supriyati meninggal dalam usia 89 tahun. Ia meninggalkan enam orang putra dan seorang putri, serta 14 cucu. Ganis Priyono, putra keenam Supriyati mengatakan rencana pemakaman jenazah ibunya akan didahului upacara penyerahan dari TNI Angkatan Darat.

Kemudian Rabu (18/1/2017) pagi akan disemayamkan di Gereja Kotabaru, "Pemakamannya di Mrican, Depok, Sleman. Sempat ditawari di Taman Makam Pahlawan, tapi beliau tidak mau karena merasa tidak berjasa," kata Ganis di rumah duka di Jalan I Nyoman Oka No.9, Kotabaru, Gondokusuman.

Tidak ada pesan khusus dari ibunya sebelum meninggal. Hanya, Ganis mengaku ibunya kerap mengingatkan kepada anak cucunya supaya hidup rukun dan akur, serta tidak merepotkan orang lain. Semua anak Kolonel Sugiyono tidak ada yang jadi pegawai negeri sipil (PNS) dan TNI.

"Padahal kalau mau, saat zaman Soeharto mudah jadi PNS," kata Ganis. Selain itu ibunya sering mengingatkan agar tidak memanfaatkan nama kebesaran ayahnya.

Kolonel Sugiyono wafat dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau lebih dikenal G-30 SPKI. Ia yang saat itu menjabat sebagai Kepala Staf Korem 072 Pamungkas diculik dan dibunuh bersama komandannya Kolonel Katamso di Markas Kentungan. Karena perjuangannya, Kolonel Sugiyono dianugerahi gelar pahlawan melalui SK Presiden RI Nomor 118/KOTI/1965 19 Oktober 1965.

Sejumlah anggota TNI dan polisi terlihat banyak yang melayat ke rumah duka, kemarin. Bahkan sebagian anggota TNI ikut sibuk menata tempat untuk para pelayat. Menurut Ganis, rumahnya memang sering kedatangan para pejabat khususnya TNI Angkatan Darat.

Bahkan, hampir setiap pejabat baru di Korem 072 Pamungkas dan Komandan Kodam IV Diponegoro 'sowan' ke rumahnya untuk mint doa restu pada ibunya. Hal itu sebagai tanda hormat pada ayahnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online