Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Waspada antraks belum diketahui ada penularan
Harianjogja.com, JOGJA -- Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Fita Yulia Kisworini menyatakan belum ditemukan indikasi penyakit antraks menular pada manusia di Kota Jogja sehingga tidak perlu panik. Namun demikian, pihaknya sudah meminta semua puskesmas untuk meningkatkan kewaspadaan penyakit yang disebabkan bakteri bacillus anthracis tersebut.
"Jika ada pasien yang mengalami gejala-gejala antraks harus dicermati betul diagnosanya biar tindakan medis selanjutnya cepat dilakukan," kata Fita, Jumat (20/1/2017).
Menurut Fita, gejala penyakit antraks pada umumnya hampir sama dengan penyakit lainnya seperti demam, peradangan, badan lemas, dan muntah-muntah. Terlebih pasien tersebut sebelumnya makan daging atau sering berinteraksi dengan hewan ternak.
Namun, ada juga gejala khusus yang bisa menular lewat kulit dan otak yang mengakibatkan kejang-kejang. Namun diakui Fita penyakit itu jarang ditemukan pada manusia, melainkan lebih ke ternak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Gus Muwafiq mengajak masyarakat Sleman memperkuat kerukunan dan kebersamaan dalam Pengajian Kebangsaan Grebeg Minggir 2026.
PVMBG memastikan aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dipantau setelah erupsi menerus 25 jam. Statusnya masih Level III atau Siaga.
PP Perbasi mengumumkan 12 pemain Timnas Basket Putra Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, termasuk dua pemain naturalisasi.
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar ke lima provinsi. Warga diminta tenang dan menghindari radius 3 km dari pusat erupsi.
Bakom meminta masyarakat merujuk informasi resmi pemerintah terkait erupsi Gunung Anak Krakatau dan tidak menyebarkan isu tsunami.