WASPADA ANTRAKS : Antraks Tidak Menular dari Manusia ke Manusia

Minggu, 22 Januari 2017 04:20 WIB
WASPADA ANTRAKS : Antraks Tidak Menular dari Manusia ke Manusia

Waspada antraks harus disertai dengan bekal informasi yang benar

Harianjogja.com, JOGJA - Tim Respon Cepat Waspada Antraks Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) meminta masyarakat tidak terlalu mencemaskan isu penyebaran penyakit antraks yang saat ini ramai dibicarakan sedang menjangkit wilayah Kulonprogo dan Sleman.

Ketua Tim Respon Cepat Waspada Antraks FK UGM Riris Andono Ahmad menyatakan seseorang yang terinfeksi bakteri antraks bisa disembuhkan secara medis. Hal itu sekaligus memupus isu yang sering berkembang di masyarakat bahwa penyakit antraks belum ada obatnya hingga saat ini.

Selain bisa disembuhkan, penularan penyakit antraks pun juga tidak bisa ditularkan lewat kontak dengan manusia. Riris menegaskan, bakteri antraks hanya bisa ditularkan ketika manusia kontak secara langsung dengan hewan yang telah terinfeksi bakteri antraks.

Dalam hal ini hewan yang mudah terinfeksi bakteri antraks adalah pemakan rumput atau herbivora, seperti sapi, gajah dan kambing.

"Penularan bisa melalui kontak langsung ataupun tidak langsung dengan hewan, bangkai atau produk hewan sakit yang telah terinfeksi antraks. Sejauh ini antraks biasanya menyerang kulit, saluran cerna, dan saluran pernafasan," ujarnya dalam sesi jumpa pers di Ruang Fortagama UGM, Sabtu (21/1/2017) siang.

Biasanya, jelas dia, orang yang terinfeksi antraks kemudian hingga meninggal karena bakterinya sudah menyerang saluran pernafasan atau organ-organ lainnya.

"Yang terpenting masyarakat menjaga pola hidup bersih. Jika memasak daging harus sudah matang benar dan segera melaporkan ke dinas terkait apabila mendapati hewan ternak mati mendadak," tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online