Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Ilustrasi banjir (Onlyhdwallpapers.com)
Cuaca ekstrem terjadi di seputaran kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA -- Hujan lebat yang mengguyur Kota Jogja dan sekitarnya, Selasa (24/1/2017) siang membuat semua sungai yang membelah kota meluap. Akibatnya puluhan rumah yang ada di sekitar bantaran sungai sempat terendam.
Data dari Pusat Pengendalian Operasional, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja tercatat ada 15 rumah tergenang di wilayah Danukusuman, Baciro, Umbulharjo; 10 rumah di Muja-muju, Umbulharjo; 15 rumah di Balerejo Umbulharjo, 15 rumah di Mrican Giwangan Umbulharjo.
“Di Gambiran, Sagan, dan di Klitren juga ada beberapa rumah, datanya belum kami rekap semua,” Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Jogja, Bayu Wijayanto.
Menurut dia, air yang masuk rumah warga hanya beberapa saat sehingga tidak ada warga yang mengungsi.
Ia mencatat luapan air daerah aliran sungai Winongo 280 sentimeter di daerah Sudagaran, sungai Code 160 sentimeter di Tungkak dan 110 sentimeter di Cokrokusuman, Sungai Gajah Wong 300 sentimeter di Gambiran, 300 sentimeter di daerah aliran sungai Buntung, dan 200 sentimeter di daerah aliran sungai Belik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
BMKG memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau hingga 50.000 kaki yang berdampak pada empat bandara dan keselamatan penerbangan.
Bandara YIA membatalkan 9 penerbangan dan menunda 1 penerbangan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Abu vulkanik Anak Krakatau menyebar hingga Pekalongan, Pariaman, dan Padang Panjang. Tiga bandara menghentikan operasi sementara.
Marc Klok membidik kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar pada laga perdana BRI Super League 2026/2027 di GBLA.
Abu vulkanik Anak Krakatau terpantau hingga 50.000 kaki dan menyebar ke Jabodetabek, Banten, Lampung, Bengkulu hingga Sumatra Selatan.