HARGA KEBUTUHAN POKOK : Kapan Harga Cabai Turun?

Rima Sekarani
Rima Sekarani Rabu, 25 Januari 2017 14:23 WIB
HARGA KEBUTUHAN POKOK : Kapan Harga Cabai Turun?

Wasirah, pedagang Pasar Wates terpaksa mengurangi jumlah cabai dagangannya akibat pasokan menipis dan harga melambung tinggi. Kini, ia hanya menyediakan 5 kilogram tiap jenis cabai per hari, Senin(19/12/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja) Harian Jogja/ Sekar Langit Nariswari

Harga kebutuhan pokok untuk komoditas cabai masih tinggi
 

Harianjogja.com, KULONPROGO-Harga cabai rawit terpantau masih tinggi hingga memasuki pekan keempat Januari 2017. Pemkab Kulonprogo memperkirakan penurunan harga bakal mulai berlangsung secara bertahap mulai Februari nanti.

Seorang pedagang di Pasar Glaeng Temon bernama Mukidah menyatakan tidak tahu sampai kapan cabai akan tetap sangat mahal.

Dia mengaku sudah menjual cabai rawit seharga Rp100.000 per kilogram setidaknya dalam sebulan terakhir. Harga cabai jenis lain juga stabil tinggi meski tidak semahal cabai rawit, yaitu Rp50.000 untuk cabai merah keriting dan Rp30.000 untuk cabai hijau.

Walau begitu, Mukidah menganggap kenaikan harga cabai sebagai hal yang wajar setiap kali stok dikabarkan menipis. Konsumen juga tidak banyak mengeluh atau protes. Mereka hanya mengurangi pembelian karena merasa harus berhemat. “Kebanyakan cuma pada beli satu ons,” kata Mukidah, Selasa (24/1/2017).

Pedagang lain, Tuji Tusmini juga masih menjual cabai rawit seharga Rp100.000 per kilogram. Sedikit lebih murah dibanding Mukidah, Tuji menjual cabai merah keriting dengan harga Rp45.000 dan cabai hijau Rp25.000. “Cabai memang lagi susah karena belum musim panen,” ungkap Tuji.

Tuji mengaku mendapatkan pasokan cabai dari petani lokal di Karangwuni, Wates. Menurutnya, kenaikan harga selalu terjadi saat stok yang dimiliki petani menipis. Walau tidak tahu kapan, dia yakin harga bakal turun perlahan jika banyak petani yang panen lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kulonprogo, Niken Probo Laras mengatakan, tidak bisa berbuat banyak terhadap kenaikan harga cabai.  Timnya hanya terus memantau perkembangan harga pasar secara berkala. “Harga mahal ini tidak cuma di Kulonprogo tapi merata di daerah lain juga,” ujar Niken.

Niken lalu memperkirakan harga cabai bakal berangsur menurun mulai Februari nanti. Menurutnya, petani di wilayah pesisir Kulonprogo akan kembali menanam cabai pada bulan itu sehingga ketersediaan stok dapat kembali meningkat secara bertahap.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis