UKM BANTUL : Sentra Kerajinan Krebet Jadi UKM Digital

Uli Febriarni
Uli Febriarni Sabtu, 28 Januari 2017 09:56 WIB
UKM BANTUL : Sentra Kerajinan Krebet Jadi UKM Digital

Sejumlah perajin batik kayu sedang menyelesaikan proses tahap akhir pembuatan kerajinan batik kayu di Sanggar Peni Desa Wisata Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul. Senin (2/1/2016) (JIBI/Irwan A. Syambudi).

UKM Bantul juga dilengkapi ketrampilan digital.

Harianjogja.com, BANTUL -- Sebagai salah satu Kampung Usaha Kecil Menengah Digital (KUD) di Bantul, yang mengoptimalkan internet sebagai media pemasaran produk, sentra usaha kerajinan batik kayu di Dusun Krebet, Desa Guwosari kini telah dilengkapi dengan enam titik hotspot.

Bekerja sama dengan PT.Telekomunikasi Indonesia (Telkom), Tbk, enam titik hotspot itu tersebar di tempat yang berbeda, misalnya di Sekretariat Desa Wisata Krebet, sanggar Ragil Handicraf, Koperasi Sido Katon, sanggar Dewi Sri, sanggar Peni Kemiskidi dan sanggar Prima Batik. Pemasangan hotspot dengan fiber optik tersebut telah dilakukan sejak November 2016 lalu.

Ketua Koperasi Perajin Batik Kayu Krebet Sido Katon Yulianto pada Jumat (27/1/2017) mengatakan, fasilitas internet dari pemerintah kabupaten Bantul ini bisa diakses lewat perangkat komputer, laptop serta telepon genggam dengan didukung aplikasi. Berkat jaringan internet, perajin kini sudah mulai mengetahui dan perlahan belajar menggunakan internet. Terutama untuk memasarkan produk mereka secara online melalui akun belanja.com.

"Di setiap titik ada volunteer [relawan] yang menularkan kemampuan mereka kepada perajin dalam menggunakan internet sebagai sarana promosi produk," kata dia, kepada sejumlah wartawan.

Ia menyebutkan, ada total 57 UKM batik kayu dengan serapan tenaga kerja sekitar 405 orang di Krebet. Kendati perajin mulai menggunakan internet untuk mendukung pemasaran produk mereka, belum terlihat pengaruh yang signifikan dari adanya enam titik hotspot ini.

"Baru dua bulan, jadi belum kelihatan," imbuh dia.

Sebelumnya, Pemkab Bantul dalam hal ini Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul melaunching program KUD (Kampung UKM Digital), dengan dua sentra kerajinan sebagai proyek percontohan. Yaitu sentra enceng gondok dan batok kelapa di Kecamatan Sanden, dan  sentra kerajinan batik kayu Krebet, Kecamtan Pajangan. Ke depannya, semua sentra UKM di tiap kecamatan di Bantul akan dibuat menjadi KUD.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis