Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (tengah) bersiap untuk menjalani pemeriksaan di Bareskim, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (22/11). Basuki Tjahaja Purnama altau Ahok menjalani pemeriksaan perdana oleh penyidik Bareskrim Polri sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. ANTARA FOTO/Reno Esnir
Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Beny Susanto mengajak umat Islam untuk memafkan Basuki Tjahaja Purnama
Harianjogja.com, BANTUL- Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Beny Susanto mengajak umat Islam untuk memafkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas ucapannya dalam persidangan, Selasa (31/1/2017).
Keluarga Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan Bantul sangat menyesalkan cercaan, ucapan kasar dan ancaman hukum oleh Ahok dengan penasehat hukum dalam proses persidangan dugaan penistaan agama terhadap saksi KH. Ma'ruf Amin.
"Ini merupakan perbuatan yang amat tidak pantas, apalagi kepada ulama," katanya, kepada Harianjogja.com, Kamis (2/2/2017).
Sebagai tokoh panutan NU, katanya, rois 'am PBNU KH. Ma'ruf Amin sangat dihormati, kalangan nahdliyin dan umat Islam Indonesia, karena yang bersangkutan merupakan ketua umum MUI.
Namun demikian, menurutnya kemarahan tidak baik jika diteruskan berlarut-larut, apalagi kemudian menjadi liar diolah bersama masa, dalam suasana batin kebangsaan dan politik yang sedang memanans.
Terlebih setelah menyimak penyesalan dan mendengar adanya permintaan maaf dari Ahok kepada KH. Ma'ruf Amin, menurutnya masalah cukup sampai di sini.
"Tidak perlu lagi amarah, beralih menjadi energi yang negatif dan mendorong kebencian yang tidak proposional. Apalagi menjadi komoditas politis, tidaklah baik buat kemaslahatan umat, bangsa dan negara," tambahnya.
Untuk itu dengan segala kelapangan hati dan ketulusan yang mendalam, pihaknya menghargai permohonan maaf Ahok dan tim hukumnya. Ia juga meminta agar para pihak yang sedang berkontestasi dalam Pilkada DKI, ataupun siapa saja, menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan bangsa dan negara.
"Kami saksikan bahwa, KH. Ma'ruf Amin lebih lapang dada dan memaafkan soal ini. Demikian juga kami berharap kepada sesama warga nahdliyin dan umat Islam, mari akhiri kemarahan dan mengedepankan maaf. Inilah pelajaran utama, memberi maaf yang diajarkan Alloh SWT dan Rasululloh Muhammad SAW," tuturnya.
Ia berharap semoga bangsa dan negara Indonesia, tetap aman, damai dan santosa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Cal Crutchlow comeback di MotoGP Italia 2026 gantikan Zarco cedera, LCR Honda hadapi krisis jelang Mugello.
Dinkes Gunungkidul gencarkan Aksi Bergizi di sekolah untuk cegah anemia dan stunting pada remaja putri.
MU bangkit di bawah Carrick usai pemecatan mahal Amorim, finis 3 besar Liga Inggris dan kembali ke Liga Champions.
Motor matic tiba-tiba mati di jalan bisa disebabkan banyak faktor. Kenali penyebab dan cara mengatasinya agar berkendara lebih aman.
Simak 5 kebiasaan kecil yang diam-diam bikin uang cepat habis, mulai dari pesan makanan online hingga cicilan digital.