Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Magelang Bakal Dilindungi Perda
DPRD Kota Magelang mengusulkan regulasi khusus yang diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk berkembang
Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (tengah) bersiap untuk menjalani pemeriksaan di Bareskim, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (22/11). Basuki Tjahaja Purnama altau Ahok menjalani pemeriksaan perdana oleh penyidik Bareskrim Polri sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. ANTARA FOTO/Reno Esnir
Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Beny Susanto mengajak umat Islam untuk memafkan Basuki Tjahaja Purnama
Harianjogja.com, BANTUL- Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Beny Susanto mengajak umat Islam untuk memafkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas ucapannya dalam persidangan, Selasa (31/1/2017).
Keluarga Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan Bantul sangat menyesalkan cercaan, ucapan kasar dan ancaman hukum oleh Ahok dengan penasehat hukum dalam proses persidangan dugaan penistaan agama terhadap saksi KH. Ma'ruf Amin.
"Ini merupakan perbuatan yang amat tidak pantas, apalagi kepada ulama," katanya, kepada Harianjogja.com, Kamis (2/2/2017).
Sebagai tokoh panutan NU, katanya, rois 'am PBNU KH. Ma'ruf Amin sangat dihormati, kalangan nahdliyin dan umat Islam Indonesia, karena yang bersangkutan merupakan ketua umum MUI.
Namun demikian, menurutnya kemarahan tidak baik jika diteruskan berlarut-larut, apalagi kemudian menjadi liar diolah bersama masa, dalam suasana batin kebangsaan dan politik yang sedang memanans.
Terlebih setelah menyimak penyesalan dan mendengar adanya permintaan maaf dari Ahok kepada KH. Ma'ruf Amin, menurutnya masalah cukup sampai di sini.
"Tidak perlu lagi amarah, beralih menjadi energi yang negatif dan mendorong kebencian yang tidak proposional. Apalagi menjadi komoditas politis, tidaklah baik buat kemaslahatan umat, bangsa dan negara," tambahnya.
Untuk itu dengan segala kelapangan hati dan ketulusan yang mendalam, pihaknya menghargai permohonan maaf Ahok dan tim hukumnya. Ia juga meminta agar para pihak yang sedang berkontestasi dalam Pilkada DKI, ataupun siapa saja, menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan bangsa dan negara.
"Kami saksikan bahwa, KH. Ma'ruf Amin lebih lapang dada dan memaafkan soal ini. Demikian juga kami berharap kepada sesama warga nahdliyin dan umat Islam, mari akhiri kemarahan dan mengedepankan maaf. Inilah pelajaran utama, memberi maaf yang diajarkan Alloh SWT dan Rasululloh Muhammad SAW," tuturnya.
Ia berharap semoga bangsa dan negara Indonesia, tetap aman, damai dan santosa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Magelang mengusulkan regulasi khusus yang diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk berkembang
Ganti rugi pengadaan tanah Tol Solo-Jogja di Sleman mencapai Rp19,5 miliar untuk 11 objek di Moyudan dan Gamping.
PDIP mendukung putusan MK yang memerintahkan revisi UU Peradilan Militer dalam dua tahun untuk memperjelas yurisdiksi peradilan.
SAPMA Pemuda Pancasila DIY bersama BPBD Gunungkidul menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Nglipar.
Mataram Legacy Run digelar 22 November 2026 di Kotagede, mengajak pelari menyusuri kawasan bersejarah sambil menikmati kuliner dan kerajinan lokal.
APJII Jabar mencatat 9.662 pelanggan internet terdampak penertiban kabel di Bandung. Tenggat pemulihan berakhir 26 Oktober 2026.