TAMBANG BANTUL ILEGAL : Oknum Polisi Dicurigai Ikut Menambang

Arief Junianto
Arief Junianto Jum'at, 10 Februari 2017 22:55 WIB
TAMBANG BANTUL ILEGAL : Oknum Polisi Dicurigai Ikut Menambang

Tambang ilegal Bantul di kawasan Pesisir Selatan meluas (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)

Tambang Bantul ilegal diduga juga melibatkan seorang petugas.

Harianjogja.com, BANTUL -- Dibukanya kembali praktik penambangan ilegal di wilayah sekitar Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), tepatnya di Kecamatan Sanden setelah beberapa pekan lalu disegel pihak kepolisian menimbulkan kecurigaan di kalangan warga.

Baca Juga : http://m.solopos.com/2016/12/30/tambang-bantul-ilegal-proses-hukum-jalan-terus-meski-tersangka-mulai-urus-izin-780571">TAMBANG BANTUL ILEGAL : Proses Hukum Jalan Terus Meski Tersangka Mulai Urus Izin

Sejumlah petani yang menggarap lahan di sekitar lokasi penambangan mengakui adanya kejanggalan terkait penyegelan itu. Pasalnya, beberapa hari setelah disegel, praktik penambangan itu kini sudah kembali beroperasi.

Salah satu petani yang enggan disebutkan namanya menduga hal itu disebabkan adanya keterlibatan oknum kepolisian. Namun sayangnya, saat ditanya lebih jauh, petani yang kukuh tak mau menjual lahannya kepada para penambang itu enggan berkisah lebih jauh.

Dirinya hanya mengakui bahwa oknum kepolisian itu kabarnya juga bertindak sebagai penambang. Itulah sebabnya, ia menduga nyaris tak tersentuhnya lokasi pertambangan itu lantaran ada pihak-pihak yang membentengi.

“La bagaimana mau ditindak, wong di situ juga ada anggota [polisi] yang ikut menambang,” katanya saat ditemui lahan persawahan miliknya, Jumat (10/1/2017).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis