PUNGLI JOGJA : Sultan Usulkan Pidana untuk Jukir Parkir Liar

Sunartono
Sunartono Senin, 27 Februari 2017 23:20 WIB
PUNGLI JOGJA : Sultan Usulkan Pidana untuk Jukir Parkir Liar

JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto RAMBU LALU LINTAS-Petugas Dishub Solo mengecek rambu lalu lintas di tempat pembuatan, Klodran, Karanganyar, Senin (8/8). Sekitar 10 hingga 20 persen rambu lalu lintas yang dipasang di sejumlah jalan di Kota Solo hilang setiap tahunnya dan diduga terkait parkir liar karena mayoritas yang hilang merupakan rambu larangan parkir.

Pungli Jogja, terutama untuk parkir liar diharapkan segara dituntaskan

Harianjogja.com, JOGJA -- Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X meminta kepada tim saber pungli yang berada di kabupaten/kota untuk melakukan penindakan terhadap sejumlah pungutan terutama parkir di kawasan wisata. Selain itu, kabupaten/kota harus memiliki kemauan untuk menertibkan tindakan pelaku wisata yang hanya mementingkan keuntungan sesaat. Program penertiban itu harus terselesaikan, paling tidak sebelum beroperasinya New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo.

Sultan menegaskan, kabupaten/kota perlu untuk mengerahkan tim saber pungli yang sudah dibentuk. Karena tindakan parkir liar yang mematok tarif tinggi itu bagian dari pungli. Seharusnya tindakan itu sudah tidak bisa ditoleransi lagi, apalagi menjadikan ketidakpastian bagi masyarakat terutama wisatawan yang berkunjung. Mengingat, pungli tersebut bukan lagi sekedar mencoreng citra pariwisata, namun juga bagian dari pidana yang harus dibersihkan.

"Dikerahkan saja saber pungli, kalau memang belum tertib, ditertibkan lagi aja. Itu kan bagian dari inkonstitusional. Diproses kalau memang seperti itu, kita sudah nggak bisa lagi [mentoleransi] pola-pola seperti itu, [karena] menjadi ketidakpastian bagi masyarakat apalagi pendatang. Tidak hanya mencoreng, tetapi itu bisa diklasifikasikan pidana, saber pungli terjunkan saja," ungkap HB X di Kompleks Kepatihan, Senin (27/2/2017).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online