KEKERASAN JOGJA : Ilham Meninggal di Pangkuan Sang Kakak

Sunartono
Sunartono Minggu, 12 Maret 2017 17:20 WIB
KEKERASAN JOGJA : Ilham Meninggal di Pangkuan Sang Kakak

Kekerasan Jogja kali ini memakan korban jiwa.

Harianjogja.com, JOGJA -- Ilham Bayu Fajar, pelajar SMP tewas seketika setelah dibacok dengan celurit mengenai dada. Ia meninggal di pangkuan kakaknya, Fernando Suryo Pangestu, Minggu (12/3/2017) dini hari.

Di usianya masih beranjak 19 tahun, Fernando tak mampu mengendalikan emosinya ketika jenazah adiknya datang.  Itu tak lain, karena sang adik meninggal dunia di pangkuannya. Fernando yang terakhir kali memandu adiknya menghembuskan nafas terakhir ketika perjalanan ke rumah sakit. Bahkan ia turut menyaksikan bagaimana, celurit klithih yang menancap di dada sang adik hingga menembus paru-paru, yang saat itu diboncengkannya.

Fernando dengan emosi ingin mencari sendiri pelakunya. Beberapa kali mengeluarkan kata ingin membalaskan tindakan yang dilakukan para pelaku terhadap adiknya. Namun para kerabat semua bijak, menasehati dengan baik. Para orangtua pun secara bergantian menasehati Fernando, dengan iringan tangis pelayat lain.

"Kamu harus ikhlas, harus ikhlas," ucap seorang pria berkacamata dengan tegas sembari mendekatkan mukanya lalu memegang kedua pipi siswa kelas XII SMA Gama itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online