PERMUKIMAN KUMUH KULONPROGO : Lima Kecamatan Ini Jadi Sasaran Penanganan

Uli Febriarni
Uli Febriarni Selasa, 04 April 2017 00:40 WIB
PERMUKIMAN KUMUH KULONPROGO : Lima Kecamatan Ini Jadi Sasaran Penanganan

JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu HUNIAN LIAR - Beberapa bangunan yang dijadikan hunian di kawasan bantaran Kali Pepe, Belakang kantor Bank BRI, Jl Jendral Sudirman tampak kumuh, Senin (18/6). Pemerintah Kota Solo memberi tengat waktu kepada pemilik hingga 1 Juli 2012 untuk membongkar bngunan tersebut

Lima kecamatan yang akan terkena sasaran itu Sentolo, Wates, Temon, Galur dan Nanggulan

Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak lima kecamatan di Kulonprogo jadi sasaran program penanganan kawasan permukiman kumuh pada 2017.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Permukiman Kulonprogo Suparno merinci lima kecamatan yang akan terkena sasaran itu Sentolo, Wates, Temon, Galur dan Nanggulan.

“Salah satu penanganan kawasan kumuh lewat program Kotaku 2017. Bentuknya peningkatan jalan serta drainase,” ungkapnya, Senin (3/4/2017). Saat ini, ada sedikitnya 19 hektare lebih lahan permukiman kumuh yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kulonprogo.

Suparno menuturkan program-program yang sudah terlaksana selama ini merupakan program yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kawasan. Misalnya ada kawasan yang membutuhkan peningkatan jalan, drainase, air bersih atau kebutuhan lain.

DPUPKP juga menanganinya secara bertahap. “Kan ada delapan kriteria persoalan yang dialami kawasan kumuh. Beberapa di antaranya jalan, drainase, listrik bahkan kami juga menangani penataan rumah,” paparnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online