Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
Bandara Kulonprogo, pembangunan rumah relokasi tak dapat selesai sesuai target
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Pembangunan rumah di lahan relokasi diperkirakan belum bisa selesai pada awal Mei mendatang. Pemkab Kulonprogo kembali berencana melakukan negosiasi dengan PT Angkasa Pura I terkait batas waktu pengosongan lahan bagi warga terdampak New Yogyakarta International Airport (NYIA).
Baca Juga : http://www.harianjogja.com/?p=807278">BANDARA KULONPROGO : Pembangunan Rumah di Lahan Relokasi Bakal Dinegosiasi Ulang
Guna menghemat waktu, Asisten Bidang Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Kulonprogo, Triyono pun berharap warga membangun rumah sesuai tipe dan desain yang sudah disepakati dan dibahas bersama fasilitator.
“Tidak perlu banyak perubahan. Kalau berubah, nanti makan waktu lagi,” ujar Triyono, Selasa (4/4/2017).
Triyono menambahkan, pembangunan rumah diharapkan mematuhi ketentuan sempadan jalan. Bangunan minimal harus berjarak 7,5 meter dari as jalan atau lima meter dari batas jalan. Jika tidak, warga bakal mengalami masalah saat mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Lahan relokasi warga terdampak bandara akan menggunakan tanah kas desa seluas total 12,4 hektare. Selain itu, ada pula lahan 9.100 meter persegi untuk relokasi dengan sistem magersari Pakualaman Ground (PAG) di Desa Kulur, Temon. Nantinya, sebanyak 98 unit rumah akan dibangun di lahan relokasi tanah kas desa Glagah, 99 unit di Palihan, 23 unit di Kebonrejo, 54 unit di Janten, dan empat unit di Jangkaran, sedangkan lahan PAG bakal ditempati 46 KK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Malaysia Nafuzi Zain soroti kekuatan Timnas Indonesia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang disebut sangat ketat.
Polres Kulonprogo memperketat pengawasan pupuk subsidi untuk mencegah penyelewengan dan memastikan distribusi tepat sasaran.
Kemendikdasmen ubah jadwal TKA SMA 2026 dimajukan dan diperpanjang jadi 4 hari dengan skema ujian baru.
WHO memperingatkan wabah Ebola varian Bundibugyo di Afrika Tengah menyebar cepat dan menyebabkan ratusan kematian. Gejalanya mirip flu biasa.
Cara keluar dari Safe Mode HP Samsung dengan 5 langkah mudah agar ponsel kembali normal tanpa harus ke servis.